Banting Setir, Mobil Daihatsu Ayla Tercebur ke Kali di Cengkareng Barat

IMG 20260305 WA0007
Banting Setir, Mobil Daihatsu Ayla Tercebur ke Kali di Cengkareng Barat.

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 02.31 WIB, suasana jalan di depan Ruko 100 Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, terganggu oleh kejadian tak terduga. Sebuah mobil Daihatsu Ayla dengan nomor polisi B 1871 JFS yang sedang melaju tiba-tiba menyimpang dari jalur lalu lintas dan tercebur ke dalam kali yang berada di sisi jalan.

Informasi mengenai kejadian segera diterima oleh petugas Piket Lantas Cengkareng Z.360 P. Tanpa berlama-lama, mereka langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan langkah-langkah pengamanan area agar tidak terjadi gangguan tambahan serta memulai proses olah tempat kejadian perkara (TKP). Lantai jalan di sekitar lokasi terlihat sedikit licin, sementara air di dalam kali cukup dalam untuk menenggelamkan sebagian badan mobil.

Pengemudi mobil, Moch Husen (34) yang berdomisili di Komplek Mutiara Garuda Teluk Naga, menjelaskan kronologi kejadian. Pada saat itu, ia sedang mengemudikan kendaraannya menuju arah Tol Bandara Soekarno-Hatta. Saat memasuki area depan Ruko 100, sebuah sepeda motor yang berada di depannya secara tiba-tiba bergerak ke arah kanan jalur.

Baca juga : Aksi Bela Hak Pekerja: FSPMI Akan Turun ke Jalan di Depan DPR RI pada 4 Maret 2026

Dalam upaya menghindari tabrakan yang berpotensi berbahaya, ia dengan cepat membanting setir ke arah kanan. Namun, kendaraan tidak dapat dikendalikan dengan baik dan akhirnya meluncur masuk ke dalam kali.

Kanit Lantas Cengkareng, AKP Yeni, SH, membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut. Dengan nada jelas dan terperinci, ia menjelaskan bahwa berdasarkan informasi awal, kecelakaan diduga terjadi akibat upaya menghindari kendaraan lain di depan.

Video terkait :

“Menurut keterangan pengemudi, ada sepeda motor yang tiba-tiba bergerak ke kanan sehingga yang bersangkutan melakukan manuver menghindar. Namun kendaraan hilang kendali dan masuk ke kali,” ujarnya saat dikonfirmasi di lokasi.

Kejadian yang membuat beberapa warga sekitar keluar untuk melihat tidak menimbulkan korban jiwa. Moch Husen dalam keadaan selamat dan hanya mengalami sedikit keseleo tanpa luka serius. Ia berhasil keluar dari mobil dengan sendirinya sebelum petugas tiba dan kemudian diperiksa secara singkat oleh petugas kesehatan yang datang bersamaan dengan tim polisi.

Proses evakuasi kendaraan tidak berjalan mulus. Awalnya, tim polisi berencana mengangkat mobil menggunakan derek besar milik kepolisian yang dilengkapi crane. Namun, upaya tersebut harus dihentikan karena terjadi gangguan pada sistem oli crane yang membuat alat tidak dapat beroperasi dengan baik. Area sekitar lokasi evakuasi mulai terkumpul beberapa warga yang mengikuti perkembangan proses penarikan mobil.

Baca juga : Progres Pemvisaan Jemaah Haji Capai 162 Ribu, Sasaran Rampung Awal Maret

“Kami kemudian berkoordinasi dengan Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat untuk mendatangkan derek besar lainnya. Setelah alat bantu tiba di lokasi sekitar pukul 04.15 WIB, kendaraan berhasil dievakuasi dengan hati-hati dari dalam kali dan ditempatkan di sisi jalan yang aman,” jelas AKP Yeni.

Setelah berhasil dievakuasi, mobil sebagai barang bukti diserahkan kepada Piket Unit Laka, Aipda M. Taufik, SH, untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Kasus kecelakaan ini masih dalam tahap penyelidikan oleh Unit Laka Lantas, di mana petugas akan melakukan pemeriksaan mendalam terhadap kendaraan, lokasi kejadian, serta memastikan penyebab pasti dari terjadinya kecelakaan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *