KP2MI Buka Peluang Penempatan Pekerja Migran Indonesia ke Suriname dan Guyana

IMG 20260111 WA0002
Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI), Christina Aryani.

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI), Christina Aryani, mengungkapkan Indonesia berpeluang menempatkan pekerja migran berbagai sektor di Suriname dan Guyana. Sektor tersebut di antaranya perkayuan/kehutanan, manufaktur, pertambangan, minyak dan gas bumi.

Wamen Christina menjelaskan, penempatan pekerja migran Indonesia ke Suriname dan Guyana selama ini didominasi oleh skema perseorangan mandiri, dengan sektor pekerjaan seperti operator mesin dan mekanik di sektor perkayuan. Jumlahnya pun masih relatif sedikit.

“Kami ingin membuka lebih banyak peluang penempatan ke Suriname dan Guyana. Termasuk mendapatkan informasi terkait kebijakan ketenagakerjaan, migrasi dan kuota jika ada,” ungkapnya, Minggu (12/1/2026).

Wamen Christina juga menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti peluang penempatan pekerja migran ke Suriname dan Guyana serta menekankan berbagai langkah konkret yang bisa segera dilakukan guna menjaga momentum kerja sama.

Baca juga : Kampung Nelayan Merah Putih Tahap Pertama Serap 17.550 Tenaga Kerja

“Kami ingin menegaskan Indonesia serius menindaklanjuti peluang yang ada. Kementerian P2MI siap memulai pembahasan melalui pertemuan awal secara daring dengan users di kedua negara tersebut,” ungkap politisi Partai Golkar ini.

Sementara itu, Dubes Indonesia untuk Republik Suriname, Agus Priono ingin pekerja migran Indonesia bisa memanfaatkan peluang untuk bekerja di sana, utamanya di sektor minyak dan gas bumi yang saat ini sedang tumbuh di kedua negara itu.

“Sektor lain, seperti kesehatan, tenaga ahli teknis, konstruksi, pertambangan dan lainnya, baik di Suriname dan Guyana juga memerlukan pekerja migran Indonesia,” katanya.

Dubes Agus juga berharap terjalin kerja sama antar pemerintah, untuk penempatan pekerja migran Indonesia yang aman dan berkualitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *