Poncosari Siap Jadi Percontohan Kampung Nelayan Merah Putih Nasional

IMG 20251120 WA0004

Satusuaraexpress.co | DIY — Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Doni Ismanto Darwin, program KNMP tidak hanya berfokus pada pembangunan sarana dan prasarana perikanan, tetapi juga pada penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) nelayan.

Rangkaian kegiatan KNMP Bantul pada 20–23 November 2025 dirancang untuk menyiapkan kapasitas masyarakat nelayan, mulai dari kemampuan teknis, literasi usaha, hingga kompetensi manajerial. Tujuannya adalah agar mereka siap mengelola fasilitas KNMP secara optimal dan berkelanjutan.

Kegiatan yang dilaksanakan meliputi sosialisasi dan site visit untuk meninjau progres pembangunan KNMP, sosialisasi program pembiayaan usaha nelayan lengkap dengan literasi dan pengelolaan keuangan, serta berbagai pelatihan.

Baca juga : Revitalisasi Dukung Pasar Pramuka, Pedagang Tolak Kenaikan Biaya Sewa

Pelatihan tersebut meliputi pengembangan usaha nelayan (pengetahuan dasar pelayanan dan operasi penangkapan ikan, pengenalan keselamatan kerja dan P3K, praktik penanganan ikan di atas kapal, praktik menjangka dan pengenalan logbook penangkapan ikan), serta pelatihan diversifikasi usaha nelayan (praktik diversifikasi produk olahan perikanan untuk MPASI dan frozen food untuk balita, pemasaran produk perikanan, digitalisasi pemasaran, dan pembuatan NIB serta PIRT).

“Program KNMP merupakan inisiatif KKP untuk membangun 65 kampung nelayan di tahap pertama tahun 2025, dengan total anggaran Rp1,34 triliun. Pemilihan lokasi KNMP didasarkan pada potensi perikanan, keberterimaan masyarakat, dan status lahan yang clear and clear, ” ujar Doni.

Tujuan utama program KNMP adalah pemerataan pertumbuhan ekonomi di wilayah pesisir, mengurai persoalan kemiskinan di kampung nelayan, memperkuat ekonomi desa, mendukung program ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi 8 persen, serta mengimplementasikan Kebijakan Ekonomi Biru.

Selain pembangunan fisik, program ini juga menggunakan pendekatan social engineering untuk meningkatkan kompetensi masyarakat di bidang produksi dan manajerial, sehingga usaha perikanan dapat berkelanjutan dan menghasilkan produk berdaya saing dengan tetap memperhatikan keberlanjutan ekosistem.

“Dengan berbagai persiapan yang matang, Desa Poncosari diharapkan dapat menjadi model bagi pengembangan kampung nelayan modern yang maju dan sejahtera, ” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *