Gelar Aksi Damai, Nadhlatul Ulama DKI Tuntut Trans 7 Minta Maaf Secara Live

IMG 20251015 WA0007
Pengurus Wilayah Nadhlatul Ulama DKI Jakarta menggelar aksi damai di Gedung Trans 7, Jl. Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Rabu (15/10/2025).

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Pengurus Wilayah Nadhlatul Ulama DKI Jakarta menggelar aksi damai di Gedung Trans 7, Jl. Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Rabu (15/10/2025). Aksi damai ini diikuti oleh 500 orang. Massa meminta permintaan maaf oleh pihak Trans 7 melalui Live.

Aksi unjuk rasa ini buntut dari Trans7 telah menayangkan siaran yang mencederai Marwah pesantren se-indonesia, tim redaksi wajib verifikasi secara terbuka dan meminta maaf kepada pihak pesantren.

Berikut orasi massa aksi :

– Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, hidup pesantren hidup santri hidup Kiai hidup Nahdlatul Ulama, para alim ulama para kyai terutama pengurus Nahdlatul Ulama DKI Jakarta yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu, para pejabat pemerintah khususnya bapak polisi yang kami hormati mohon maaf mungkin mengganggu jalanan tapi ini untuk kepentingan bangsa dan negara.

– Ulama ulama sudah mewariskan dua pusaka itu Amrin diniying pusaka terkait dengan urusan keagamaan yang nomor 2 adalah Amrin Waduniyin urusan yang terkait dengan kebangsaan, apabila semua itu dilakukan Anda tidak akan pernah sesat.

Video terkait :

– Kita tidak bakal tahu bagaimana agar kita dapat kyai bagaimana cara ini tidak ada ulama tidak ada pesantren, mungkin sudah hancur lebur bahkan sudah pecah belah tapi alhamdulillah sampai saat ini Indonesia merdeka sampai detik ini karena kan kita para kyai ulama bersatu untuk membangun bangsa sehingga seluruh agama di negara ini bersatu untuk membangun bangsa.

– Ujaran kebencian sinisme bahkan mengarah pada radikalisme satu langkah lagi kalau kita biarkan mereka akan menjadi teroris2 di Republik Indonesia ini, sementara itu saya berharap terutama kepada pimpinan Trans7 kami meminta untuk menghentikan aktivitas kegiatan yang sengaja untuk merusak kerukunan kerukunan umat masyarakat bangsa Indonesia, kita juga berharap pimpinan Trans7 untuk meminta pertanggungjawaban terutama kepada aktor intelektual yang dengan sengaja membuat narasi membuat berita yang cenderung untuk merusak kerukunan antar umat.

– Iya akan dirusak 2 yaitu paham-paham keagamaan yang telah diperkuat oleh ulama-ulama pesantren padahal semua sudah tahu kalau ulama pesantren apa yang dimiliki para kyai adalah juga dimiliki oleh santri semua yang ada di pondok pesantren santri merasa memilikinya apa yang dimakan kyai juga dimakan oleh santrinya milik bersama bahkan kekayaan kyai diberikan untuk kepentingan santrinya karena santri adalah anak-anak para kyai, seperti anak biologis yang jelas santai-santai adalah anak-anak ideologi tetapi kalau ada orang-orang yang sengaja telah membuat remeh seakan-akan kyai mencari kekayaan atas nama santri itu adalah sengaja untuk membuat onar membuat onar pondok pesantren di masyarakat dan juga membuat owner bangsa dan negara.

– Oleh karena itu sekali lagi saya menghimbau kepada nu Kamu akan selesaikan siapa orang yang dengan sengaja ingin merusak hubungan santri dan Kiai siapa orang yang dengan sengaja untuk merusak paham adisunawarjana siapa yang dengan sengaja ingin merusak hubungan pesantren dan masyarakat dan negara, mereka punya agenda untuk menghancurkan negara kesatuan Republik Indonesia melalui media-media oleh karena itu mari kita bersama mengawal mengusut tuntas kasus ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *