Satusuaraexpress.co | Jakarta — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi pada sejumlah jabatan Polri. Ada empat Kapolda yang diganti dalam mutasi kali ini. Selain itu, Kombes Pol Edy Suranta Sitepu, mengemban jabatan baru sebagai Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, menggantikan Kombes Ade Safri Simanjuntak.
Perwira polisi kelahiran Medan, sebelumnya menjabat Kasubdit V Dit Tipideksus Bareskrim Mabes Polri. Salah satu putra Daerah Karo itu juga pernah menjabat menjabat sebagai Kapolresta Banyumas selama kurang lebih tiga tahun (2021-2024).
Lulusan Akpol tahun 2000 ini memiliki pengalaman panjang di bidang reserse. Sebelum memimpin Polresta Banyumas, beliau menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Klaten Pada tahun 2009.
Baca juga : Sudinhub Jakbar Kembali Derek Kendaraan Yang Parkir di Jalur 20 Meruya Utara Kembangan
Prestasi membanggakan terus ditorehkan Kombes Pol Edy Suranta Sitepu, putra Karo yang berkarir cemerlang di bidang reserse.
Kombes Pol Edy Suranta Sitepu, yang lahir di Medan pada 10 Agustus 1978, kini berusia 46 tahun dan karirnya terus menanjak di kepolisian Indonesia.
Berikut jabatan yang pernah diembang oleh Kombes Pol Edy Suranta Sitepu :
• Kasat Reskrim Polres Klaten (2009)
• Kasat Reskrim Polres Semarang Timur
• Kasat Reskrim Polres Sragen
• Kasat Reskrim Polresta Surakarta
• Kabag Ops Polres Klaten (2013)
• Wakapolres Sragen
• Wakapolres Cilacap (2014)
• Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat (2017)
• Kapolres Pemalang (2019)
• Kapolres Klaten (2020)
• Wadirreskrimsus Polda Metro Jaya (2021)
“Ini merupakan bagian dari proses pengembangan karier dan memperkuat organisasi untuk menjawab tantangan tugas kontemporer dan ke depannya yang semakin terus berkembang untuk memberikan perlindungan dan pelayanan serta mewujudkan Kamtibmas,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, Jumat (26/9/2025).
Baca juga : Tergiur Janji Manis Eks Presiden RI, Produsen Alat dan Mesin Pertanian di Madiun Bangkrut
Mutasi itu tertuang dalam surat telegram (ST) nomor: ST/2192/IX/KEP./2025 tertanggal 24 September 2025. Trunoyudo mengatakan proses mutasi telah melalui pertimbangan matang dan analisis kebutuhan organisasi.
“Mutasi ini tidak hanya sebagai penyegaran, tetapi juga bagian dari transformasi organisasi, operasional, pelayanan serta pengawasan untuk mewujudkan Polri yang Presisi,” ujar Trunoyudo.













