Satusuaraexpress.co | Jakarta – Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin berencana mengevaluasi kinerja atau target key performance indicator (KPI) para pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Evaluasi itu akan dikhususkan kepada Kepala Dinas, Walikota, Lurah dan Camat.
Khoirudin mengatakan evaluasi dilakukan bertujuan untuk menjalankan fungsi pengawasan dan mengetahui sejauh mana keberhasilan program-progran yang dibuat Pemprov DKI selama satu tahun.
“Kenapa harus KPI? Karena secara hukum kita punya fungsi pengawasan,” kata Khoirudin.
Baca juga : Kejati DKI Tetapkan Berkas Kasus Nikita Mirzani P21
Selama ini, lanjut Khoirudin, peran DPRD terkait fungsi pengawasan kepada jajaran eksekutif kurang efektif. Pasalnya, penilaian hanya tertumpu pada penyerapan anggaran.
“Itu tidak menyentuh kepada dampak outcome kepada masyarakat,” ujar Khoirudin.
“Sayang anggaran besar tapi pengawasan kita rendah,” imbuhnya.
Selanjutnya, Khoirudin berencana membuat indikator sebagai penentu keberhasilan para pejabat mengeksekusi anggaran. Terutama anggaran yang berdampak dan bermanfaat bagi masyarakat.
Baca juga : Bentuk Negara Hadir, Menteri Karding Jenguk Sri Wahyuni yang Dirawat di RS Polri
“Kita buat indikatornya. KPI-nya. Indikator yang kita sepakati bersama untuk menjadi standar penilaian berhasil atau tidak,” jelasnya.
Terdapat pembahasan beberapa agenda seperti persiapan Coffee Morning DPRD bersama Gubernur DKI Jakarta. Begitu pula pembahasan perpindahan atau pergantian AKD (alat kelengkapan dewan), fungsi koordinator di komisi, dan efisiensi anggaran dalam Perubahan APBD 2025. Termasuk, mekanisme tata naskah surat dari AKD ataupun fraksi.













