Masyarakat Pesisir Di Imbau Waspada Banjir Rob Akibat Pengaruh Bulan Purnama

BMKG
Bidang Informasi Meteorologi Publik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jakarta.

Satusuaraexpress.co | Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di wilayah pesisir agar waspada terhadap kemungkinan terjadinya banjir rob atau banjir akibat air laut pasang periode 7-24 Mei 2025. Fenomena ini diperkirakan terjadi karena pengaruh Bulan Purnama pada 12 Mei 2025.

Berdasarkan pemantauan data pasang surut air laut, beberapa daerah pesisir di Indonesia diprediksi akan terdampak. Wilayah yang perlu siaga di antaranya adalah pesisir Sumatera Utara dan Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Jakarta, Jawa Barat dan Tengah, Kalimantan Utara, Timur, Selatan, dan Tengah, Nusa Tenggara Barat dan Timur, Sulawesi Utara, Maluku, Bangka Belitung, Lampung, dan Banten.

Baca juga : Gubernur DKI Lantik 59 Pejabat, Pemprov Langsung Tancap Gas Jawab Tantangan Masyarakat

Potensi banjir rob ini dapat mengganggu aktivitas warga di sekitar pelabuhan, pemukiman, dan area pesisir lainnya. Oleh karena itu, BMKG mengimbau masyarakat agar selalu waspada, menjauhi daerah rawan genangan, serta mengikuti perkembangan informasi cuaca dan gelombang laut dari BMKG.

BMKG merilis prakiraan cuaca Jakarta hari ini, Minggu (11/5/2025). Dilansir dari laman resmi BMKG, sebagian wilayah DKI Jakarta berpotensi diguyur hujan ringan pada sore hingga malam hari.

Menurut BMKG, sejak pagi langit di Jakarta terpantau berawan tebal. Demikian pula pada siang hari sebagian besar wilayah Jakarta cenderung berawan tebal.

Baca juga : Aksi Tawuran Masih Marak di Manggarai, Kepala Seorang Juru Parkir Kena Bacok

“Memasuki sore hari, hujan diperkirakan mengguyur sebagian wilayah Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan,” kata BMKG.

Sementara pada malam hari sebagian besar wilayah Jakarta cenderung berawan tebal. Potensi hujan diperkirakan mengguyur Kepulauan Seribu.

“Suhu udara di Jakarta hari ini rata-rata berkisar antara 24 hingga 32 derajat Celcius,” kata BMKG.

Jika terjadi kondisi darurat, warga diminta segera menghubungi layanan Jakarta Siaga di nomor 112.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *