Minggu, Oktober 24, 2021
BerandaJabodetabekSempat Terhenti, Vaksinasi Dengan Vaksin Pfizer Kembali di Suntikkan Pada Masyarakat Umum

Sempat Terhenti, Vaksinasi Dengan Vaksin Pfizer Kembali di Suntikkan Pada Masyarakat Umum

Reporter: Ikbal Tawakal

Tangerang, Satusuaraexpress.co – Dinas Kesehatan Kota Tangerang akhirnya kembali melanjutkan program vaksinasi dengan menggunakan vaksin Pfizer mulia hai ini meski sempat tertunda akibat adanya kritikan dari masyarakat.

Dimana vaksin tersebut sebelumnya digunakan untuk memvaksin 30 orang pesepakbola Persikota dan 150 masyarakat umum.

Padahal berdasarkan ketentuan dari Kemenkes, diisyaratkan bagi ibu hamil dan masyarakat yang memiliki komorbid. Hal itu diungkapkan Plt. Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni saat dihubungi, Jumat (27/8/2021).

“Saat ini udah dilanjutkan kembali dan sudah mulai dijalankan dibeberapa Puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang. Kayak hari ini di Puskesmas Gebang Raya, Panunggangan Utara juga sudah mulai karena banyak yang sudah terjadwal tapi tertunda kemarin karena kurangnya peralatan penunjang kayak Cool Box nya, karena memang vaksin ini agak lebih hati-hati penanganannya. tuturnya.

Dan ini melanjutkan dosis vaksin Sinovac yang sudah mulai habis, jadi sekarang kita mulai ganti Moderna dan Pfizer,” ungkap Dini.

Ditambahkannya, untuk bisa mendapatkan vaksin jenis Pfizer dan Moderna masyarakat bisa mendaftarkan diri dalam website vaksinasi.tangerangkota.go.id milik pemerintah Kota Tangerang atau mendaftar melalui kelurahan tempat tinggalnya. Dimana masyrakat bisa memilih vaksin yang akan disuntikkan kepada mereka.

“Nanti biasanya akan ada whatsapp pemberitahuan kepada masyrakat tentang kapan divaksin dan menggunakan vaksin apa. Nanti mereka diharapkan tepat waktu saat vaksinnya, jangan sudah ada undangannya tapi tidak datang dan yang belum dapaet jadwalnya ya sabar jangan malah berbondong-bondong daftar ke puskesmas,” lanjutnya.

Dini sendiri mengungkapkan masyarakat yang ingin melakukan vaksinasi Covid-19 seharusnya mematuhi pelaksanaan dan jadwal vaksin yang ditetapkan pemerintah. Lantaran satu vial itu, bisa menghasilkan beberapa dosis vaksin. Sehingga bia ada satu atau dua orang yang tidak datang maka vaksin itu bisa rusak.

“Jadi saya berharap masyrakat yang sudah mendaftar dan sudah dapat undangan ya datang jangan malah gak dateng, karena satu vial itu bukan untuk satu orang. Kayak misal vial vaksin Moderna itu untuk 14 orang atau 14 dosis, beda sama 1 vial vaksin sinovac bisa 10 orang atau dosis. Kan kalau sudah dibuka tapi gak ada yang divaksin atau kurang divaksin.” katanya.

Karena kalau sudah dibuka vaksin itu hanya bisa 3-6 jam tahannya lebih dari itu kadaluarsa. Makanya mohon bantuan masyrakat untuk tepat waktu agar vaksin yang disiapkan tidak terbuang,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Perkembangan Virus Corona