Jumlah PHK di Tangsel Capai 3.050, Selama Pandemi Terus Bertambah

042092600 1586438358 Banner infografis ancaman phk massal imbas corona
Infografis PHK./Net

Satusuaraexpress.co – Jumlah penganggur karena Covid-19 masih meningkat. Di Tangsel, sudah 3.050 orang terkena PHK. Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangsel Sukanta menjelaskan, jumlah korban PHK meningkat. Pada akhir Juli, 2.754 orang terkena PHK.

’’Itu dari 45 perusahaan yang tutup,’’ katanya saat dihubungi, Sabtu (14/11).

Menurut dia, mayoritas yang terkena PHK adalah lulusan SMA. Pemkot Tangsel telah mendorong pelaksanaan program pemerintah pusat, yakni kartu prakerja.

’’Kami mengusulkan 1.895 orang. Nanti, pekerja yang terkena PHK mendapat bantuan Rp 600 ribu melalui kartu prakerja. Sesuai dengan profesi, meningkatkan potensi,’’ ungkapnya.

Meski begitu, pihaknya belum mengetahui jumlah penganggur yang mendaptkan bantuan dari kartu prakerja. Kewenangan ada di pemerintah pusat. ’’Sampai hari ini, kami belum tahu. Provinsi juga tidak tahu. Kemenaker tidak tahu. Katanya, ada di Menko,’’ ujarnya.

Baca juga ; Perusahaan Farmasi PT. Takeda Indonesia PHK Karyawan Sepihak

Baca juga ; PHK Rusak Eksistensi Manusia, Gerindra Minta Pemerintah Berikan Perlindungan dan Solusi

Menurut Sukanta, jumlah penganggur otomatis bertambah jika jumlah perusahaan yang terimbas pandemi Covid-19 terus bertambah.

Di sisi lain, Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Tangsel Endang Wahyuningsih menjelaskan, paling banyak perusahaan yang melakukan PHK berasal dari sektor padat karya, pariwisata, dan jasa.

Sekarang pihaknya berupaya menyampaikan pelatihan khusus bagi pekerja dari Tangsel. ’’Dari ribuan yang terkena PHK di Tangsel, 1.050 itu orang Tangsel. Sisanya pendatang,’’ tutupnya. (CR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *