Satusuaraexpress.co | Jakarta — Sebanyak 30 petugas gabungan yang terdiri dari jajaran Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat, Satuan Polisi Pamong Praja, serta kepolisian telah melaksanakan rekayasa lalu lintas di kawasan Kolong Flyover Pesing, Jalan Daan Mogot, Kelurahan Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan.
Langkah ini diambil sebagai respons terhadap masalah kemacetan yang kerap terjadi di persimpangan strategis tersebut, sekaligus untuk menertibkan gangguan akibat parkir liar.
Pengelola Seksi Lalu Lintas Sudinhub Jakarta Barat, Kurniawan Yusuf, menjelaskan bahwa persimpangan di Kolong Flyover Pesing merupakan titik pertemuan lintasan kendaraan dari berbagai arah: Jalan Tubagus Angke, Kedoya Pesing, serta Jalan Daan Mogot yang menuju Kalideres maupun Grogol.
Meskipun telah dilengkapi lampu lalu lintas, kondisi di lapangan sering kali menunjukan penumpukan kendaraan yang berlebihan, sehingga secara terus-menerus memicu kemacetan yang meluas ke kawasan sekitarnya.
“Walau ada traffic light, situasinya kerap terjadi penumpukan dan memicu kemacetan lalu lintas ke kawasan sekitar,” ungkap Kurniawan, Selasa (15/9/2026).
Untuk mengatasi persoalan tersebut, pihak berwenang memasang Moveable Concrete Barrier (MCB) penghalang beton bergerak guna mengatur ulang alur pergerakan kendaraan. Dengan adanya pemasangan beton MCB ini, pola perjalanan kendaraan mengalami perubahan signifikan seperti kendaraan yang berasal dari arah Kalideres menuju Grogol tidak dapat langsung lurus, melainkan harus dibelokkan terlebih dahulu ke Jalan Tubagus Angke, lalu berputar di titik U-turn terdekat untuk kembali menuju Jalan Daan Mogot.
“Aturan ini juga berlaku bagi angkutan umum, termasuk bus Transjakarta yang melintas di rute tersebut, ” tegasnya.
Selain mengatur kelancaran arus kendaraan, penempatan beton penghalang ini juga bertujuan ganda yakni mengantisipasi keberadaan juru parkir liar yang selama ini beroperasi di area kolong jembatan layang. Aktivitas parkir liar tersebut telah lama menjadi keluhan pengendara, karena dinilai semakin memperparah kepadatan lalu lintas dan menyempitkan ruang gerak kendaraan.
Baca juga : Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan Selama Pekerjaan Pemasangan Balok Jembatan Flyover Latumeten
Kurniawan berharap penerapan rekayasa lalu lintas ini dapat mengarahkan pergerakan kendaraan secara lebih tertib, sehingga meningkatkan keselamatan dan kelancaran lalu lintas di sekitar lokasi. Ia juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk memperhatikan rambu-rambu yang terpasang dan senantiasa mengikuti arahan petugas yang berjaga di lapangan.
“Kami imbau pengguna jalan untuk memperhatikan rambu dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Tetap tertib, utamakan keselamatan, dan selalu patuhi aturan lalu lintas,” tandasnya.
Penerapan rekayasa ini diharapkan dapat memberikan perubahan positif bagi kelancaran arus lalu lintas di salah satu titik tersibuk di Jakarta Barat, sekaligus menciptakan ketertiban dan kenyamanan bagi seluruh pengguna jalan.













