Polsek Metro Kebayoran Baru Tangkap Pelaku Pencurian Sepatu Wanita yang Meresahkan Masyarakat

IMG 20260722 195206 scaled
Polsek Metro Kebayoran Baru Tangkap Pelaku Pencurian Sepatu Wanita yang Meresahkan Masyarakat.

Satusuaraexpress.co | Jakarta – Polsek Metro Kebayoran Baru berhasil mengamankan pelaku pencurian sepatu perempuan yang aksinya sempat meresahkan warga di wilayah hukum Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Penangkapan dilakukan pada Senin (20/7/2026) pukul 21.00 WIB di Jalan Antena II, Kelurahan Kramat Pela.

Kapolsek Metro Kebayoran Baru, AKBP Nugrahadi Kusuma didampingi Kasi Humas Polrestro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi Wibowo, menjelaskan bahwa pelaku yang berinisial AM (50) telah melakukan aksinya sebanyak tiga kali, dan tertangkap saat hendak melakukan pencurian keempat.

“Kasus ini cukup meresahkan karena pelaku sudah beraksi tiga kali. Saat ia berniat melakukan pencurian keempat, informasi mengenai ciri-ciri pelaku sudah kami sebarkan dan warga juga turut menyebarkan foto pelaku sehingga ia mulai dikenali. Berawal dari laporan warga, pelaku akhirnya diamankan dan dibawa ke Polsek,” ujar Nugrahadi, Rabu (22/7/2026).

Pelaku AM yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir di Pasar Kebayoran Baru dan pekerjaan serabutan, mengaku melakukannya demi memenuhi kebutuhan ekonomi. Sejak berpisah dengan istrinya, ia harus menanggung biaya kontrakan sehingga memilih jalan pintas mencuri.

Baca juga :  Pengungkapan Jaringan Penadahan HP Curian: Polsek Kebayoran Baru Amankan 225 Unit Ponsel

Modus yang dijalankan pelaku cukup teliti. Ia berkeliling masuk ke gang-gang secara berjalan kaki, mengamati kondisi lingkungan terlebih dahulu. Pada kejadian pertama ia menggunakan topi, pada kejadian kedua mengenakan masker untuk menyamarkan identitas. Jika melihat pintu pagar terbuka dan suasana sepi, ia akan masuk seolah-olah penghuni kosan, lalu mengeluarkan travel bag untuk mengambil sepatu yang ada di halaman atau teras.

“Pelaku mengambil sepatu secara acak, kemudian langsung dijual secara borongan di kawasan Kebayoran Lama. Harganya pun bervariasi, sekitar Rp150.000 hingga Rp300.000 untuk beberapa pasang sekaligus, asalkan segera menjadi uang tunai,” jelas Nugrahadi.

Barang bukti yang disita dari pelaku meliputi tas jinjing, tas pinggang, pakaian hitam yang digunakan saat beraksi, serta rekaman CCTV yang menangkap pergerakannya.

Baca juga :  Polsektro Kebayoran Baru Ungkap TPPO, Korban Ditargetkan Layani 70 Pria Hidung Belang dengan Bayaran Rp 3,5 Juta

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Metro Kebayoran Baru, AKP Andri CR Simamura, menambahkan terdapat tiga lokasi kejadian perkara yang telah teridentifikasi. Yaitu di Kos M Jalan Antena (Kramat Pela), kos-kosan Jalan Haji Zainuddin (Gandaria Utara), dan Kos KTMT di Jalan Antena.

“Total sepatu yang dicuri diperkirakan mencapai belasan hingga puluhan pasang. Setiap kejadian pelaku membawa pergi lima hingga sepuluh pasang sepatu, sebagian besar merupakan merek ternama seperti New Balance yang umumnya milik penghuni kos perempuan,” ungkap Andri.

Pihak kepolisian menetapkan pelaku dengan Pasal Pencurian dengan Pemberatan. Alasannya, perbuatan dilakukan pada malam hari, serta dengan cara membuka akses masuk ke tempat tinggal. Hingga saat ini, polisi masih menelusuri jejak penadah sepatu curian tersebut dan memastikan apakah pelaku memiliki catatan kriminal sebelumnya.

“Kami meminta masyarakat tetap waspada, selalu mengamankan barang-barang pribadi di luar rumah dan segera melapor apabila melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar,” pungkas Andri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *