Ribuan Aparat Dikerahkan Amankan Eksekusi Lahan Eks Hotel Sultan, Akses GBK Ditutup Sementara

Aparat 1040x570 1
Aparat kepolisian menggelar Apel persiapan pengamanan eksekusi Lahan Hotel Sultan, Jakarta Pusat.

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Suasana di sekitar kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat tampak lebih tertib dan terjaga ketat. Sebanyak 3.161 personel gabungan telah dikerahkan secara terstruktur untuk mengawal pelaksanaan eksekusi lahan yang selama ini menjadi pusat sengketa, tepatnya di area bekas Hotel Sultan.

Seperti disampaikan Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, kekuatan pengamanan ini merupakan sinergi dari berbagai elemen. Personel berasal dari jajaran Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, seluruh Polsek di bawah naungannya, dibarengi dengan keterlibatan TNI serta instansi terkait lainnya.

“Untuk pengamanan eksekusi eks Sultan, jumlah personel yang disiagakan mencapai 3.161 orang,” jelasnya kepada awak media.

Pengerahan jumlah aparat yang cukup besar ini bukan tanpa alasan. Langkah tersebut diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap segala potensi gangguan yang mungkin muncul selama proses berlangsung.

Baca jugaAksi Unjuk Rasa di Jakarta Beralih ke Kompleks DPR/MPR, Aparat Siagakan Ribuan Personel Pengamanan

Sejak dini hari, petugas telah bersiaga di titik-titik strategis mengelilingi lokasi, memastikan setiap tahapan eksekusi dapat berjalan dengan tertib, aman, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Ini melibatkan gabungan TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah agar pengawalan berjalan maksimal,” tambah Erlyn.

Di sisi lain, menyikapi pelaksanaan proses hukum tersebut, pengelola kawasan Gelora Bung Karno mengambil langkah penyesuaian operasional. Melalui pengumuman yang disampaikan pada Rabu, 17 Juni 2026 lewat akun Instagram resmi @love_gbk, diputuskan untuk menutup sementara sejumlah akses dan fasilitas selama satu hari penuh.

Keputusan ini diambil demi mendukung kelancaran proses eksekusi pengosongan Blok 15 yang selama ini ditempati oleh Hotel Sultan.

Masyarakat yang biasa beraktivitas di kawasan olahraga dan ruang terbuka publik ini diminta memahami dan menyesuaikan rute perjalanan mereka.

Baca jugaTerjunkan 4.151 Personel, Pengamanan Maksimal Disiapkan untuk Aksi Penyampaian Pendapat di Kawasan Monas

“Dalam rangka eksekusi pengosongan eks Hotel Sultan, demi kelancaran dan kenyamanan pengunjung, maka akan dilakukan penyesuaian operasional,” tulis pengelola.

Selama periode pukul 00.00 hingga 24.00 WIB di hari pelaksanaan, Pintu 5, Pintu 7, dan Pintu 8 resmi ditutup. Sebagai gantinya, akses masuk dan keluar dialihkan melalui Pintu 2, Pintu 10, serta Pintu 6 yang khusus diperuntukkan bagi pejalan kaki.

Tidak hanya pintu masuk, beberapa fasilitas di sekitar lokasi juga ikut tidak dapat digunakan sementara waktu, meliputi area Parkir Timur, Hutan Kota GBK, Stadion Softball, serta jalur Jalan KTT menuju Jakarta International Convention Center. Meski demikian, pengelola menegaskan bahwa kegiatan di bagian lain kompleks GBK tetap beroperasi seperti biasa tanpa gangguan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *