Kebocoran Pipa Gas Pertamina EP di Bekasi, Semburan dan Bau Menyengat Terjadi Hingga Jarak 1 Kilometer

gas bocor bekasi 2684666305
Kebocoran Pipa Gas Pertamina EP di Bekasi, Semburan dan Bau Menyengat Terjadi Hingga Jarak 1 Kilometer.

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Sebuah insiden kebocoran pipa gas milik PT Pertamina EP tercatat terjadi di Kampung Tambun Singkil, Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, pada hari Minggu (7/6/2026). Kejadian ini sempat menimbulkan kepanikan warga sekitar, lantaran munculnya semburan gas yang disertai bau menyengat yang tercium hingga menjangkau radius sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian.

Berbagai upaya penanganan segera dilakukan oleh tim terkait. PT Pertamina Gas (Pertagas) menegaskan bahwa kebocoran tersebut berhasil ditangani sepenuhnya dalam waktu kurang dari 90 menit setelah pertama kali diketahui.

Segera setelah menerima laporan mengenai insiden ini, tim gabungan yang terdiri dari personel Pertagas dan pihak berwenang langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan darurat sekaligus mengamankan wilayah sekitar agar risiko bahaya dapat diminimalisir.

Imam Rismanto, Manager Communication, Relations & CSR Pertagas, memberikan keterangan rinci mengenai waktu kejadian dan penanganannya. Menurutnya, kebocoran secara resmi terkonfirmasi terjadi sekitar pukul 16.50 WIB, dan seluruh penanganan tuntas dilakukan serta kondisi dinyatakan aman pada pukul 18.15 WIB.

Baca jugaHarga BBM Pertamina 1 Juni 2026: Ada Penurunan Hingga Rp 3.000 per Liter, Ini Rinciannya

“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal yang dilakukan tim teknis, kebocoran yang terjadi pada pipa berbahan FRP (Fiber Reinforced Plastic) tersebut diduga erat kaitannya dengan aktivitas pemasangan pipa BBM jalur Cikampek–Plumpang yang sedang berlangsung di kawasan sekitar titik kejadian, ” kata Imam.

Guna mencegah terjadinya risiko yang lebih parah atau dampak yang meluas, Pertagas bergerak bersama petugas pemadam kebakaran serta perwakilan instansi terkait lainnya untuk menjalankan serangkaian langkah mitigasi yang terencana. Wilayah sekitar kebocoran pun segera disterilkan dari keberadaan warga maupun aktivitas lain yang tidak berkepentingan.

Di sisi teknis, Pertamina mengambil langkah tegas dengan menghentikan aliran gas yang melewati jalur tersebut dan melakukan isolasi pada titik kebocoran, sehingga memastikan semburan gas tidak akan kembali terjadi atau meluas ke bagian lain jaringan pipa.

“Setelah seluruh kondisi dinyatakan aman dan stabil, tim teknis melanjutkan pekerjaan pemulihan fasilitas serta melakukan pemantauan secara intensif dan berkelanjutan di lokasi kejadian, ” ujarnya.

Baca jugaKapal Tanker Pertamina Patra Niaga Sandar di Ampenan, Bawa 6.000 KL Energi untuk NTB

Sementara, Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni, menjelaskan bahwa bau gas yang sangat menyengat akibat kebocoran tersebut memang sempat dirasakan langsung oleh warga yang tinggal di lingkungan sekitar. Pihak kepolisian pun segera melakukan koordinasi intensif dengan manajemen Pertamina untuk tindakan pengamanan teknis.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Pertamina agar segera menutup katup jalur pipa gas yang terhubung di area lokasi kejadian,” ungkap Sumarni.

Selain bau khas gas yang tercium tajam, warga sekitar juga melaporkan adanya munculnya asap di sekitar titik kebocoran saat insiden berlangsung. Meskipun demikian, hingga laporan ini disusun, belum ada laporan resmi mengenai adanya korban luka maupun korban jiwa akibat kejadian tersebut.

Pihak kepolisian juga memastikan bahwa semburan gas telah sepenuhnya berhenti, dan situasi keamanan serta ketertiban di lokasi kejadian maupun wilayah sekitarnya kini telah berada dalam kondisi yang terkendali dan aman bagi warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *