Ferdy Sambo Menempuh Studi Teologi dan Menulis Karya Ilmiah dari Balik Tembok Lapas

1778926079046
Ferdy Sambo Menempuh Studi Teologi dan Menulis Karya Ilmiah dari Balik Tembok Lapas. Foto : AI

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Nama Ferdy Sambo, mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri, kembali menjadi sorotan publik, namun kali ini bukan terkait kasus hukum yang menjeratnya, melainkan aktivitas pendidikannya saat berstatus warga binaan di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor.

Kabar bahwa ia tengah menempuh pendidikan jenjang S2 Program Studi Teologi menyebar luas dan mengundang beragam reaksi di masyarakat .

Segalanya bermula ketika beredar undangan upacara sumpah dokter putrinya, Trisha Eungelica A.S., yang mencantumkan nama Ferdy Sambo lengkap dengan dua gelar baru, yaitu M.Th dan M.TS. Hal itulah yang memicu rasa penasaran dan pencarian informasi lebih lanjut mengenai aktivitas yang dijalani Sambo di dalam lembaga pemasyarakatan.

Berdasarkan data resmi dari Pangkalan Data Pendidikan Tinggi, diketahui bahwa Sambo terdaftar secara sah sebagai mahasiswa baru di Sekolah Tinggi Teologi Global Glow Indonesia Jakarta, tercatat mulai aktif berkuliah sejak Juli 2024 lalu, mengambil konsentrasi Magister Teologi .

Baca jugaMemalukan! Pacaran Pakai Mobil Dinas PJR, Karir Oknum Polantas di Ujung Tanduk

Bukti keikutsertaannya dalam kegiatan akademik ini semakin terlihat nyata lewat unggahan yang beredar di media sosial. Terdapat foto-foto yang memperlihatkan Sambo berdiri bersama sejumlah warga binaan lain, semuanya mengenakan pakaian seragam berwarna hijau khas penghuni lapas.

Mereka tampak berfoto bersama petugas pemasyarakatan serta beberapa orang berpakaian rapi yang diduga merupakan tenaga pendidik atau pengelola lembaga pendidikan tersebut, seolah menjadi dokumentasi momen kegiatan belajar atau pertemuan akademik yang berlangsung di lingkungan lapas.

Yang paling menarik perhatian adalah tersebarnya gambar halaman sebuah karya tulis ilmiah berupa jurnal terbitan Locus. Tulisan itu tertulis atas nama Ferdy Sambo, yang diklaim disusun dan diselesaikan saat ia berada di dalam penjara.

Judul karya ilmiah tersebut cukup unik dan mengaitkan dua dunia yang tampak jauh berbeda: “Pengaruh Entrepreneur Kristen Sebagai Upaya Pencegahan Fraud Risk Management”.

Baca jugaCalon Hakim Agung Jalani Fit and Proper Tes, Dicecar Pertanyaan Terkait Restoratif dan Hukiman Mati Ferdy Sambo

Tulisan ini seolah memadukan kajian teologi dengan pengetahuan manajemen risiko dan etika, hal yang erat kaitannya dengan latar belakang Sambo semasa menjabat sebagai pejabat tinggi kepolisian yang bertugas mengawasi kode etik dan integritas anggota.

Kabar ini membawa pandangan baru bagi publik mengenai kehidupan Sambo saat menjalani masa hukuman. Di balik tembok tinggi Lapas Cibinong, ia tidak hanya menjalani hari-hari sebagai warga binaan, tetapi juga terus mengasah kemampuan akademik, mendalami ilmu teologi, hingga menghasilkan pemikiran yang dibukukan dalam bentuk karya ilmiah.

Keberadaan data resmi, bukti foto, hingga tulisan ilmiah tersebut menjadi gambaran nyata bagaimana hak pendidikan tetap dapat dijalani meski dalam keterbatasan, sekaligus memunculkan diskusi luas di tengah masyarakat tentang pembinaan dan pengembangan diri narapidana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *