Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

IMG 20260510 WA0006
Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Jadi Penggerak Ekonomi Daerah.

Satusuaraexpress.co | Bogor — Suasana riuh dan penuh warna menyelimuti kawasan Jalan Surya Kencana, Kota Bogor pada Jumat (8/5) malam. Di halaman Vihara Dhanagun, beragam pertunjukan kesenian dari 27 kabupaten dan kota di wilayah Jawa Barat, serta dari daerah di luar provinsi itu, tampak memukau mata setiap orang yang hadir. Ribuan warga berkumpul, menyaksikan, dan menikmati setiap rangkaian acara Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda, seolah tidak peduli waktu berlalu, terlebih dengan dukungan cuaca yang cerah dan nyaman, membuat suasana semakin hidup dan menyenangkan.

Sekretaris Daerah Kota Bogor, Denny Mulyadi turut hadir dan menyaksikan seluruh rangkaian kegiatan. Ia tampak terkesan melihat antusiasme masyarakat serta kekayaan budaya yang ditampilkan. Menurutnya, kegiatan budaya berskala besar seperti ini bukan sekadar ajang perayaan dan pelestarian warisan leluhur, melainkan menjadi momen strategis yang membawa dampak luas, terutama bagi perkembangan ekonomi daerah.

“Kegiatan ini sangat berkesan sekali ya, masyarakat Kota Bogor terlihat sangat antusias melihat kesenian-kesenian yang ada di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat dan di luar Jawa Barat. Ini sangat ramai ya dan betul-betul acaranya alhamdulillah cuacanya bagus,” ungkap Denny, Minggu (10/5/2026).

Kehadiran pengunjung yang melimpah, menurutnya, membuka peluang besar bagi Kota Bogor untuk mengembangkan berbagai potensi yang dimilikinya. Sektor pariwisata, ekonomi kreatif, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah menjadi bidang yang sangat diuntungkan dari terselenggaranya acara ini.

Baca jugaPemerintah Kota Bogor Gerak Cepat Hadapi Ancaman Ikan Sapu-sapu

Perputaran uang terasa terlihat jelas, mulai dari pedagang makanan dan minuman, pengrajin barang kerajinan, hingga pelaku usaha lain yang beroperasi di sekitar lokasi acara, semuanya merasakan manfaat langsung dari kedatangan banyak orang.

Bagi Denny, kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya sebagai langkah nyata untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah serta mendukung pertumbuhan dan perkembangan para pelaku usaha setempat. Ia pun menyampaikan harapan agar semangat dan manfaat yang tercipta dari kegiatan ini dapat terus terpelihara dan berlanjut di masa mendatang.

“Harapannya tentu kegiatan seperti ini kan menjadi salah satu potensi dan peluang bagi Kota Bogor dimana melalui kegiatan ini kita harus mengambil momentum untuk meningkatkan PAD dan pemberdayaan UMKM,” jelasnya.

Lebih jauh, Denny juga menyampaikan keinginan agar Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda dapat menjadi agenda rutin yang diadakan setiap tahun di Kota Bogor, sebagaimana harapan yang telah dikemukakan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menjadi kenangan indah sesaat, melainkan menjadi ciri khas dan daya tarik tetap yang terus mendatangkan manfaat bagi warga dan daerah.

Baca jugaMemperingati Hari Bumi, Pemkot Bogor Bersihkan Sungai Ciliwung

“Ini mudah-mudahan seperti kata Pak Gubernur tadi menjadi agenda tahunan ya di Kota Bogor,” pungkasnya.

Selain membahas dampak ekonomi, perhelatan budaya ini juga menjadi momen penting yang menimbulkan perhatian khusus terhadap aspek tata ruang dan penataan wilayah bersejarah di Kota Bogor.

Hal itu disampaikan langsung oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, setelah mengikuti seluruh rangkaian acara. Ia menyatakan bahwa Pemerintah Kota Bogor akan menindaklanjuti segala arahan dan harapan yang disampaikan Gubernur Jawa Barat terkait hal tersebut.

Dedie menyampaikan rasa syukur dan penghargaan yang mendalam atas perhatian serta dukungan yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Perhatian ini tidak hanya terbatas pada jalan-jalan yang dikelola oleh provinsi, tetapi juga meliputi kawasan-kawasan yang memiliki nilai sejarah dan budaya tinggi, salah satunya adalah kawasan Jalan Surya Kencana, tempat berlangsungnya kegiatan ini.

Menurut pandangan Gubernur, kawasan tersebut memiliki nilai yang istimewa dan berpotensi besar untuk dikembangkan menjadi ruang budaya sekaligus tujuan wisata sejarah yang menjadi kebanggaan dan ciri khas Kota Bogor.

Baca jugaPenataan Trotoar Jalan Raya Bogor: Kembalikan Fungsi dan Kelancaran Lalu Lintas

“Kita bersyukur Gubernur Jawa Barat mempunyai perhatian khusus kepada Kota Bogor. Salah satunya tentang tata ruang Kota Bogor yang beliau sampaikan dan memberikan perhatian khusus,” ujar Dedie.

“Bukan hanya jalan provinsi yang beliau akan berikan perhatian, tetapi Jalan Surya Kencana pun ternyata sangat berkesan bagi beliau dan ingin diberikan perhatian,” imbuhnya.

Walaupun gagasan dan rencana pengembangan tersebut sudah mulai dikemukakan, Dedie menjelaskan bahwa pelaksanaannya tetap akan mengikuti alur dan ketentuan yang berlaku dalam sistem pemerintahan. Mulai dari penyusunan rencana yang matang, penyesuaian terhadap aturan tata ruang wilayah, hingga pengaturan hal anggaran, semuanya akan dilakukan secara bertahap dan cermat. Meskipun membutuhkan waktu yang tidak singkat, langkah ini diyakini akan membawa hasil yang bermanfaat dan bertahan lama.

“Ini semua tentu ada proses perencanaan dan penganggaran. Ide ini diungkapkan sekarang, tetapi proses pelaksanaannya pasti membutuhkan waktu,” jelasnya.

Dedie berharap, dengan adanya dukungan dan perhatian dari tingkat provinsi, upaya penataan kawasan bersejarah di Kota Bogor dapat berjalan lebih kuat dan terarah. Hal ini pada akhirnya tidak hanya akan memperindah tampilan wilayah tersebut, tetapi juga turut melestarikan kekayaan sejarah dan nilai budaya yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas serta jati diri masyarakat Kota Bogor sepanjang masa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *