Dari Depan DPR ke Monas: Perubahan Arah Aksi May Day KSPI 2026

IMG 20251225 162738 4292019973
Dari Depan DPR ke Monas: Perubahan Arah Aksi May Day KSPI 2026.

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Suasana yang semula direncanakan akan penuh keramaian dan suara seruan di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pada Hari Buruh Internasional atau May Day, 1 Mei 2026, kini berubah menjadi rencana pertemuan dan dialog di kawasan Monumen Nasional (Monas).

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) secara resmi membatalkan rencana aksi demonstrasi di lokasi awal dan memilih bergabung dalam acara terpusat di Monas, keputusan yang diambil setelah ada kesediaan Presiden Prabowo Subianto untuk bertemu dan berbicara langsung dengan perwakilan buruh.

Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menyampaikan kabar tersebut kepada wartawan pada Kamis, 30 April 2026. Dengan nada tegas namun penuh harapan, ia menjelaskan alasan di balik perubahan lokasi yang cukup signifikan ini.

“Ada alasan jelas mengapa kami memindahkan rencana aksi dari depan Gedung DPR ke Monas. Itu karena Presiden Prabowo mengiyakan permintaan kami untuk bertemu dan berdiskusi langsung,” katanya.

Baca juga GEBRAK Siap Gelar Aksi Besar May Day 2026 di Gedung DPR RI, Diikuti Ribuan Massa

Keputusan ini dianggap sebagai langkah penting untuk mengubah bentuk penyampaian aspirasi, dari yang semula berupa demonstrasi di gedung legislatif menjadi pertemuan yang lebih akrab dan terbuka di lokasi yang menjadi simbol persatuan bangsa.

Perpindahan lokasi ini juga didorong oleh keinginan kuat para buruh agar sejumlah masalah yang mereka hadapi dapat dijawab dan diselesaikan secara langsung oleh kepala negara dalam momen yang sangat berarti ini.

Menurut Said Iqbal, ada 11 hal penting yang menjadi harapan dan tuntutan para pekerja, dan beberapa di antaranya dianggap sangat mendesak serta butuh penegasan langsung dari Presiden.

“Ini bukan sekadar perubahan tempat, melainkan langkah untuk memastikan bahwa suara kami terdengar dan tanggapan yang kami terima benar-benar berarti dan menjadi dasar tindak lanjut yang nyata,” jelasnya.

Baca jugaMenyusup Saat Aksi May Day, Seorang “Intelijen Polisi” Ditangkap Mahasiswa dan Interogasi

Mengenai jumlah peserta yang akan hadir, Said Iqbal memperkirakan bahwa kawasan Monas akan dipenuhi oleh ratusan ribu orang. Secara khusus, KSPI sendiri akan mengerahkan sekitar 50.000 buruh yang datang dari berbagai daerah di Jawa dan sekitarnya. Mulai dari Jabodetabek, Karawang, Purwakarta, Subang, Bandung Raya, hingga sebagian wilayah Cirebon Raya, para pekerja akan bergerak bersama menuju Monas untuk ikut serta dalam acara tersebut.

“Akan ada puluhan ribu orang yang datang dari berbagai tempat ini, semuanya membawa harapan yang sama: agar nasib dan kesejahteraan buruh semakin diperhatikan dan diperbaiki,” pungkasnya.

Dengan perubahan ini, suasana May Day tahun ini diharapkan menjadi momen yang tidak hanya penuh semangat, tetapi juga menjadi awal dari dialog yang konstruktif antara pemerintah dan para pekerja demi kemajuan bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *