Satusuaraexpress.co | Jakarta — Pemerintah Kota Jakarta Barat memberikan dukungan penuh terhadap program perekrutan 1.000 pramudi Mikrotrans yang diinisiasi oleh PT Transportasi Jakarta (TransJakarta). Langkah strategis ini tidak hanya bertujuan memperbarui sumber daya manusia, tetapi juga menjadi jawaban atas kebutuhan lapangan kerja bagi masyarakat setempat.
Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, saat menerima audiensi manajemen TransJakarta di Ruang Rapat Gedung Blok A, Kantor Wali Kota Jakarta Barat. Menurut Iin, program ini dirancang untuk menyerap tenaga kerja lokal dengan prioritas utama diberikan kepada warga Jakarta Barat.
“Kami berharap program ini dapat menyerap tenaga kerja dari masyarakat Jakarta Barat yang sangat membutuhkan lapangan pekerjaan,” ujar Iin, Rabu (15/4/2026).
Untuk memastikan kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan, Iin juga menyarankan agar adanya kolaborasi erat dengan Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD). Hal ini penting agar calon pramudi memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar profesional yang ditetapkan oleh TransJakarta.
Dalam pertemuan tersebut, selang membahas aspek ketenagakerjaan, Wali Kota juga menekankan pentingnya aspek pelayanan. Ia menegaskan bahwa sebagai moda transportasi di kota global, armada TransJakarta harus menjadi ruang yang aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh penumpang, khususnya kelompok rentan.
“Armada TransJakarta harus ramah terhadap kelompok rentan dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun pelecehan seksual,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Keuangan, SDM, dan Dukungan Bisnis PT TransJakarta, Mayangsari Dian Irwantari, memaparkan bahwa kebutuhan rekrutmen massal ini dilatarbelakangi oleh proses peremajaan. Saat ini, tercatat sekitar 1.500 pramudi Mikrotrans telah memasuki usia di atas 55 tahun.
Baca juga : Pj Bupati Brebes Diingatkan Tingkatkan Kesejahteraan Ekonomi dan Investasi
Kabar baiknya, seluruh proses rekrutmen ini gratis. Biaya pendaftaran hingga seleksi ditanggung sepenuhnya oleh dana CSR yang dikelola melalui Baznas (Bazis) DKI Jakarta. “Para peserta akan mendapatkan fasilitas lengkap mulai dari Medical Check-Up (MCU), psikotes, hingga pendidikan profesional di TransJakarta Academy, ” kata Mayangsari.
Kriteria Pendaftar
Bagi warga yang berminat, berikut adalah syarat dan kriteria yang harus dipenuhi:
– Memiliki KTP DKI Jakarta.
– Usia antara 22 hingga 45 tahun.
– Pendidikan minimal SMA/Sederajat.
– Memiliki karakter patuh, ramah (hospitality), dan mampu mengontrol emosi dengan baik.
Jadwal Sosialisasi di 8 Kecamatan
Untuk mempermudah akses informasi, TransJakarta bersama Pemkot Jakbar akan menggelar sosialisasi di seluruh wilayah kecamatan se-Jakarta Barat dengan jadwal sebagai berikut:
– Kamis, 16 April 2026:- Pagi: Kecamatan Kembangan dan Cengkareng.
– Siang: Kecamatan Kebon Jeruk dan Kalideres.
– Jumat, 17 April 2026:- Pagi: Kecamatan Tamansari dan Grogol Petamburan.
– Siang: Kecamatan Tambora dan Palmerah.
Nantinya, pramudi yang lolos seleksi dan bersertifikasi BNSP akan mendapatkan gaji sesuai standar Upah Minimum Provinsi (UMP). Pendaftaran dibuka seluas-luasnya tanpa batasan kuota per wilayah, asalkan mampu melewati seluruh tahapan uji kompetensi yang ada.













