Satusuaraexpress.co | Jakarta — Taman Bendera Pusaka yang baru saja dibuka untuk akses umum di Jakarta kini menjadi perhatian terkait kondisi kebersihannya. Meskipun fasilitas tempat sampah telah disiapkan sejak awal, pengamatan menunjukkan masih terdapat sampah yang berserakan di beberapa titik kawasan taman.
Menanggapi hal ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) mengambil langkah responsif dengan mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan ruang publik.
Kepala Distamhut DKI Jakarta, M. Fajar Sauri, menyampaikan penegasan mengenai peran krusial yang harus diemban oleh setiap pengunjung dalam menjaga kebersihan taman. Ia menyatakan bahwa pihak pemerintah terus berupaya menyediakan sarana dan prasarana yang memadai. Namun demikian, keberhasilan dalam menjaga kebersihan tidak dapat tercapai hanya melalui upaya pemerintah semata, melainkan sangat bergantung pada tingkat partisipasi dan kesadaran masyarakat.
Baca juga : Longsor Sampah di TPST Bantar Gebang Tewaskan Tiga Orang
“Kami mengajak pengunjung disiplin membuang sampah pada tempatnya,” tegasnya, Rabu (25/3/2026).
Untuk memperkuat pengawasan dan pengendalian kondisi kebersihan, Distamhut telah menempatkan sejumlah petugas Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLP) di seluruh area taman. Petugas tersebut aktif melakukan patroli dan memberikan pengingatan kepada setiap pengunjung agar tidak melakukan pembuangan sampah sembarangan. Selain itu, sebagai bagian dari upaya edukasi publik, papan informasi yang berisi aturan penggunaan taman serta imbauan tentang pentingnya kebersihan juga telah dipasang di beberapa titik strategis yang mudah dilihat pengunjung.
Sebagai langkah lanjutan untuk mendukung upaya kebersihan, Distamhut melakukan koordinasi erat dengan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta untuk menambah fasilitas kebersihan di Taman Bendera Pusaka.
“Penambahan fasilitas ini mencakup 10 unit tempat sampah jenis pilah tiga kompartemen, lima unit tong sampah dengan kapasitas 600 liter per unit, serta enam unit tong troli sampah yang memiliki kapasitas 200 liter per unit, ” terangnya.
Pemprov DKI Jakarta menegaskan bahwa kebersihan ruang publik merupakan tanggung jawab bersama yang tidak hanya bergantung pada ketersediaan fasilitas, melainkan pada kesadaran kolektif seluruh lapisan masyarakat. Upaya edukasi mengenai pentingnya hidup bersih dan peduli lingkungan dinilai perlu dilakukan sejak dini untuk membangun budaya yang menjunjung tinggi kebersihan lingkungan sekitar.
Melalui sinergi yang erat antara langkah-langkah pemerintah dan dukungan serta partisipasi aktif masyarakat, kondisi kebersihan Taman Bendera Pusaka diharapkan dapat terjaga secara berkelanjutan, sehingga taman tetap menjadi tempat yang nyaman dan menyenangkan bagi seluruh pengunjung.













