Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Sipil Gelar Aksi “Lawan Imperialisme!” di Depan DPR RI

IMG 20260306 WA0002
Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Sipil Gelar Aksi "Lawan Imperialisme!" di Depan DPR RI.

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Aliansi gabungan organisasi mahasiswa dan kelompok masyarakat sipil akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, tepatnya di depan Gerbang DPR RI, mulai pukul 14.00 WIB. Kegiatan yang bertajuk “Lawan Imperialisme!” ini diperkirakan berlangsung di kawasan selatan Monas, Kecamatan Gambir.

Berdasarkan poster yang telah beredar secara luas, massa aksi akan menyampaikan sejumlah tuntutan penting. Di antaranya adalah penolakan terhadap Board of Peace (BoP) dan Agreement on Reciprocal Trade (ART), dukungan penuh terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina dengan slogan “Free Palestine”, serta kecaman tegas terhadap serangan yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel ke arah Iran.

Kampanye aksi ini juga digaungkan melalui tagar sosial media #WeekendMelawan dan #USOutOfIndonesia, dengan sejumlah nama organisasi mahasiswa dan masyarakat sipil tercantum sebagai bagian dari aliansi penggerak.

Baca juga : Gelombang Aksi Unjuk Rasa Datangi Kantor Kemenaker RI, Ini Tuntutannya

Untuk menjamin kelancaran dan keamanan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum, aparat kepolisian telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan yang komprehensif. Sebanyak 1.436 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta berbagai Polsek jajaran telah dikerahkan untuk memberikan pelayanan maksimal.

Sebelum pelaksanaan pengamanan, pada pukul 08.00 WIB, jajaran kepolisian telah melaksanakan kegiatan Tactical Wall Game (TWG) dan apel kesiapan. Kegiatan ini bertujuan sebagai langkah antisipasi serta pemetaan secara matang terkait potensi dinamika massa yang mungkin terjadi di lapangan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold E.P. Hutagalung menjelaskan bahwa kehadiran aparat kepolisian dalam kegiatan ini bertujuan untuk menjamin hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat secara damai.

“Kita hadir untuk melayani saudara-saudara kita yang menyampaikan pendapat. Personel di lapangan tidak membawa senjata api dan diperintahkan untuk selalu mengedepankan sikap humanis, persuasif, dan profesional,” ujarnya.

Baca juga : Aksi Bela Hak Pekerja: FSPMI Akan Turun ke Jalan di Depan DPR RI pada 4 Maret 2026

Selain itu, Kapolres juga mengimbau peserta aksi agar tetap menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum. Ia meminta agar massa tidak melakukan provokasi terhadap pihak lain, tidak menutup akses jalan umum, serta menghindari tindakan anarkis seperti pembakaran ban bekas atau kerusakan fasilitas umum yang menjadi milik bersama.

Bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan Monas, juga diminta untuk tidak terpancing oleh provokasi selama aksi berlangsung. Sementara itu, pengguna jalan yang akan melewati kawasan tersebut disarankan untuk mencari jalur alternatif guna menghindari kemacetan lalu lintas.

“Pengaturan lalu lintas bersifat situasional dan akan disesuaikan dengan eskalasi jumlah massa di lapangan. Kami mohon kerja sama semua pihak agar kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif,” jelas Kombes Reynold.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *