Rakornas II dan Rakernas IV DPP KSPI, Upaya Sukseskan Perumusan UU Ketenagakerjaan Adil

IMG 20260212 WA0017
Rakornas II dan Rakernas IV DPP KSPI, Upaya Sukseskan Perumusan UU Ketenagakerjaan Adil.

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Pada tanggal 12 Februari 2025, mulai pukul 15.30 hingga 21.45 WIB, di Lagoon Hall Hotel Sultan yang terletak di Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, telah digelar acara Rakornas II dan Rakernas IV Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI).

Kegiatan yang dipimpin oleh penanggung jawab Sa’adi Pamungkas ini dihadiri oleh sekitar 150 peserta dengan tema utama “Sukseskan Perumusan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang Adil bagi Semua”.

Dalam acara tersebut, Ketua DPD SPSI DKI Jakarta, Arief Minardi, menyampaikan apresiasi kepada Wakil Ketua DPR RI, Prof. Dr. Ir. H. Sufmi Dasco, yang telah menghadiri kegiatan. Menurutnya, sebelum Undang-Undang Omnibus Law disahkan, Sufmi Dasco telah mengundang sebagian perwakilan buruh untuk membahas dan menyelesaikan berbagai pokok permasalahan pekerjaan.

“Upaya tersebut sangat dihargai dan dipercaya bahwa beliau mendukung proses perumusan UU Ketenagakerjaan yang baru, ” kata Arief, Kamis (12/2/2026).

Baca juga : Manifestasi Cinta Indonesia: DPP GAN dan Jatubu Sukses Gelar Giat Tanam Pohon untuk Masa Depan Bumi yang Lestari

Ketua Umum KSPSI, Jumhur Hidayat, menyampaikan bahwa organisasi pekerja memiliki tujuan bersama untuk mensejahterakan rakyat, khususnya kelompok buruh. Ia menjelaskan bahwa UU Cipta Kerja akan digantikan dengan UU Ketenagakerjaan baru yang diharapkan dapat memberikan keadilan bagi semua pihak.

Selain itu, Jumhur juga mengajukan harapan agar kasus guru honorer swasta maupun madrasah yang menerima upah di bawah Upah Minimum Regional (UMR) dapat didiskusikan oleh Sufmi Dasco bersama Menteri Keuangan untuk meningkatkan kesejahteraannya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI, Prof. Dr. Ir. H. Sufmi Dasco, menyampaikan rasa optimisme akan kemajuan dan kemandirian Indonesia, yang tercermin dari ketulusan dan semangat kebersamaan kaum pekerja. Menurutnya, kesejahteraan pekerja tidak dapat dipisahkan dari kondisi perekonomian negara, dan prinsip DPR RI adalah tidak boleh ada satu orang pun yang tertinggal dalam pembangunan. Pembangunan desa juga menjadi fokus utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Sufmi Dasco juga mengungkapkan bahwa pemerintah Indonesia merasa bangga dengan pencapaian ketahanan pangan pada tahun 2025, dengan target berikutnya pada tahun 2026 adalah meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu di seluruh pelosok tanah air.

“Pertumbuhan industri nasional diharapkan dapat meningkatkan taraf kesejahteraan pekerja, dan jika masih terdapat kekurangan, hal tersebut dapat terus disuarakan dalam sistem demokrasi yang berlaku, ” kata Dasco.

Baca juga : DPRD DKI Dorongan Penyediaan Rumah Sakit Khusus Narkoba di Jakarta

Ia menambahkan bahwa para pengusaha di Indonesia merasakan rasa aman dan kenyamanan, sehingga menarik minat investor dari luar negeri dan membuka peluang kerja yang lebih luas. Selain itu, ia menegaskan pentingnya menangkal penyeludupan tekstil dan pakaian ilegal, serta komitmen DPR RI untuk membuka dialog dengan semua pihak dalam rangka menyusun UU Ketenagakerjaan yang adil.

Turut hadir dalam acara tersebut, Menteri Koperasi dan UKM RI, Dr. Ferry Joko Juliantono, S.E., Ak., M.Si., menjelaskan bahwa kementerian yang dipimpinnya berperan krusial dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Fokus utama adalah meningkatkan pertumbuhan melalui modernisasi koperasi, khususnya Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, dengan menitikberatkan pada penguatan sektor produktif, peningkatan daya saing produk lokal, dan digitalisasi usaha.

Menteri Ferry juga berkomitmen untuk menjalin program pelatihan dan sertifikasi bagi pengelola koperasi serikat buruh, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan buruh melalui pemberdayaan koperasi serikat pekerja atau buruh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *