Satusuaraexpress.co | Jakarta — Jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Administrasi Jakarta Barat bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kecamatan Kembangan, dibantu oleh personel Petugas Pengelola Sarana Umum (PPSU), menunjukkan respon yang cepat dengan melakukan serangkaian aksi pembersihan dan penertiban di lokasi tersebut.
Tindakan ini dilakukan menyusul adanya keluhan dari warga Kawasan Kavling DKI, Jalan Soka Jingga Kembangan, Jakarta Barat, terkait aktivitas truk pengangkut tanah yang dianggap mengganggu kebersihan dan keamanan jalan raya.
Kawasan tersebut memang menjadi fokus perhatian setelah aktivitas truk muatan tanah yang melintas di kawasan tersebut menimbulkan masalah nyata bagi masyarakat. Tanah yang tumpah dan tercecer dari badan truk menyebar ke permukaan aspal jalan, membuat kondisi jalanan menjadi kotor dan sangat licin.
Kondisi ini jelas membahayakan semua pengguna jalan yang melintas setiap hari, baik pengendara sepeda motor, mobil pribadi, maupun pejalan kaki.
Baca juga : Waspada Penyebaran Virus Nipah, Barantin Perketat Lalu Lintas Komoditas Hewan dan Tumbuhan
Seperti yang disampaikan salah satu warga yang enggan mengungkapkan nama, tumpukan tanah yang menyebar di jalan berasal dari aktivitas pengurukan bangunan yang berlangsung di sekitar lokasi.
Warga tersebut menyampaikan rasa kesalannya terhadap sikap pihak pengelola atau pengurus proyek yang dinilai kurang memperhatikan dampak lingkungan dari aktivitas mereka.
“Banyak sekali warga yang melintas dan merasa terganggu dengan tumpukan tanah yang tercecer. Jalanan jadi licin dan kotor,” ucap warga tersebut saat ditemui.
Menanggapi laporan dari masyarakat, tim gabungan tidak menyia-nyiakan waktu dan langsung terjun ke lapangan untuk mengambil tindakan konkret. Personel PPSU dengan teliti menyisir dan membersihkan setiap bagian jalan yang tertutupi sisa-sisa tanah, bekerja secara seksama untuk mengembalikan kondisi jalan agar aman dan nyaman untuk dilalui.
Sementara itu, pihak Dishub dan Satpol PP melakukan pengawasan serta pemantauan intensif di titik-titik rawan, dengan tujuan memastikan tidak ada lagi armada truk yang melanggar aturan kebersihan dan membawa muatan yang tidak terbungkus dengan benar.
Baca juga : Prediksi Hujan Tinggi di Jakarta Besok, Pemprov DKI Siagakan 200 Ekskavator
Aksi sigap yang dilakukan oleh Satpol PP, Dishub, dan PPSU mendapatkan apresiasi yang positif dari seluruh masyarakat setempat. Warga merasa terbantu karena keluhan mereka tidak hanya diterima dengan serius, tetapi juga direspons dengan tindakan nyata dalam waktu yang relatif singkat.
Masyarakat berharap agar ke depan pihak pengelola proyek dapat lebih bertanggung jawab dan memperhatikan dampak lingkungan dari setiap aktivitas yang dilakukan.
Kedisiplinan dalam melakukan pemeriksaan dan penutupan muatan dengan benar sebelum armada truk keluar dari area proyek menjadi hal yang sangat diharapkan, guna mencegah terulangnya kejadian serupa. Hal ini semakin penting mengingat kawasan tersebut memiliki mobilitas masyarakat yang cukup tinggi setiap hari.













