Satusuaraexpress.co | Jakarta — Dunia internasional telah menunjukkan respons yang positif dan cepat terhadap kondisi pascabencana di Aceh. Bukti nyata dari kecepatan ini terlihat ketika kurang dari 24 jam setelah dikirimkan, lembaga-lembaga di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) langsung menanggapi surat resmi dari Pemerintah Aceh yang berisi permohonan bantuan.
Dua lembaga utama PBB, yaitu United Nations Development Programme (UNDP) dan United Nations Children’s Fund (UNICEF), telah mengonfirmasi penerimaan surat permintaan bantuan tersebut. Surat ini ditujukan untuk penanganan dampak bencana yang meluluhlantakkan sejumlah wilayah di Aceh.
Kepala Perwakilan UNDP Indonesia, Sara Ferrer Olivella, membenarkan bahwa surat dari Pemerintah Aceh telah masuk pada hari Minggu (14/12).
Baca juga : Kementerian P2MI Galang Donasi Cepat Tanggap Banjir di Tiga Provinsi Sumatera
Sebagaimana dikutip dari laporan CNN, Sara menyatakan bahwa saat ini UNDP sedang menganalisis bentuk dukungan yang akan diberikan kepada wilayah Aceh yang terdampak.
Langkah cepat Pemerintah Aceh menyurati komunitas internasional dilakukan mengingat skala kerusakan yang cukup besar akibat bencana di wilayah Sumatera, khususnya Aceh.
Pada saat ini, pihak UNDP tengah melakukan kajian cepat (assessment) untuk menentukan jenis bantuan yang paling efektif dan mendesak. Bantuan yang mungkin diberikan mencakup bantuan logistik, pemulihan infrastruktur, maupun dukungan teknis lainnya bagi para korban.
Respons kilat dari PBB ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan dan meringankan beban masyarakat Aceh yang sedang mengalami kesulitan akibat bencana.













