Mahasiswa Desak KPK Periksa Jampidsus Kejagung atas Dugaan Penyalahgunaan Wewenang dan Korupsi

IMG 20251103 WA0007
Aksi Mahasiswa Desak KPK Periksa Jampidsus Kejagung atas Dugaan Penyalahgunaan Wewenang dan Korupsi.

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Koordinator Koalisi Sipil Masyarakat Anti Korupsi (Kosmak), Ronald Lobloby, mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memeriksa Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, atas dugaan penyalahgunaan wewenang dan praktik korupsi. Desakan ini disuarakan dalam aksi demonstrasi yang berlangsung di depan Gedung KPK, Jakarta, pada Senin (3/11/2025).

Aksi tersebut diikuti oleh sekitar 250 mahasiswa yang tergabung dalam berbagai organisasi. Ronald Lobloby secara simbolis menyerahkan laporan resmi kepada KPK, didampingi oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso, Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Petrus Selestinus, dan Ketua Pergerakan Advokat Nusantara Carel Ticualu.

Dalam orasinya, Ronald Lobloby menekankan pentingnya independensi KPK dalam menangani kasus korupsi. Ia meminta agar lembaga antirasuah tersebut tidak ragu untuk memproses siapa pun yang terlibat, tanpa pandang bulu, termasuk pejabat tinggi di lingkungan kejaksaan.

Video terkait :

Kosmak juga menyoroti dugaan korupsi dalam proses lelang saham PT Gunung Bara Utama. Menurut mereka, kasus ini memiliki indikasi kuat yang layak untuk ditingkatkan ke tahap penyidikan lebih lanjut. Mereka berharap KPK segera mengambil tindakan konkret untuk mengungkap kebenaran di balik dugaan korupsi ini dan menyeret para pelaku ke pengadilan.

Aksi demonstrasi ini berlangsung dengan tertib dan damai, di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian. Para mahasiswa membawa berbagai spanduk dan poster yang berisi tuntutan agar KPK segera bertindak tegas dalam memberantas korupsi di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *