Gelar Aksi Unjuk Rasa, Serikat Tani Indramayu Tuntut Perlindungan dan Pemberdayaan Petani

IMG 20250924 WA0004

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Massa dari Serikat Tani Indramayu menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kementerian Pertanian RI Jl. RM. Harsono Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (24/9/2025). Peserta diperkirakan mencapai 1100 orang.

Massa aksi menuntut perlindungan dan pemberdayaan petani. Selain itu, massa aksi melalui spanduk menyebut Pemerintah sibuk dengan proyek yang tidak penting, sementara kebutuhan petani tidak di prioritaskan.

“Apa gunanya Kementan kalau tidak jalankan putusan MK NO: 87/PUU/XI/2013. Bukan basa basi sama petani kalo janji sama petani harus di tepati”.

Adapun massa aksi mengeluarkan orasi sebagai berikut :

– Jadi memang betul kemiskinannya menurun karena kami pak Menteri jadi secara tidak langsung yang menyebabkan kami hidup miskin adalah pemerintah melalui kementerian pertanian sekarang saya buktikan Januari kemarin Subang melakukan tanam perdana 1 juta hektar jagung betul Indramayu 8 sampai 11 ton per hektar kalau bulat mematok harga Rp 5.500 dipotong biaya operasional 4 bulan 45 juta perbulan Februari kemarin tanam padi gogo secara simbolik bersama Pak menteri kehutanan Juli Agustus September kami coba hanya sekedar ingin mengakses benih padi gogo kami datang IPB tempat apa jawab mereka tidak ada petunjuk kementerian untuk mendapatkan benih padi gogo.

IMG 20250924 WA0003

– Untuk mendapatkan pupuk subsidi ketika pak menteri tidak menjalankan putusan MK tentang Undang-Undang pertanian maka serikatan organisasi Tani selain kelompok kami tidak akan dapat mengakses pupuk subsidi kita jelaskan.

– Kami serikat tani indramayu menyatakan sikap kepada menteri tani agar aspirasi kita dapat direalisasikan, maka harapan besar beliau dapat menemui kita, jika lembaga petani yang dibentuk oleh petani tidak dijalankan maka kita di diskriminasi

– UU perlindungan petani yg seharusnya dapat memberikan kesejaterahan petani malah dinikmati segelintir orang sehingga petani tidak sejahtera.

Baca juga : Peringatan HTN Ditandai dengan Demonstrasi, Suarakan “Reforma Agraria Sejati”

Penyampaian Menteri Pertanian pada saat audiensi, Menteri Amran Sulaiman menyampaikan sebagai berikut:

-Saya dari Surabaya mendengar ada demo kami langsung pulang kembali trimakasih untuk kehadiran petani, selama kami menjabat blom pernah ada yang mendemo, Alhamdulillah hari ini saudara berkenan datang, kami akan sambut dan berdiskusi”.

– Untuk swasembada pangan kami sudah sampaikan untuk kebutuhan petani agar di lebihkan seperti pupuk, apabila ada mafia pupuk akan kami segera proses.

– Masalah anda itu adalah masalah saya, karna saya ini pelayan anda, jadi mari kita selesaikan.

– Irigasi, kami akan kasih pompa, besok tim langsung ke lokasi dan kami langsung kerjakan, karena saya adalah pelayan kalian, klu ada yg mempersulit sampaikan, akan saya pecat mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *