Forjabar Desak Jaksa Agung Evaluasi Tegas Kajati DKI Jakarta Patris Yusrian Jaya

IMG 20250917 WA0008 scaled

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Forum Rakyat Jawa Barat Bersatu (Forjabar) menggelar aksi damai di depan Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk mendesak Jaksa Agung segera mengevaluasi secara tegas Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI Jakarta, Patris Yusrian Jaya.

Forjabar menilai Patris Yusrian Jaya tidak profesional dan gagal menjaga integritas penegakan hukum. Sorotan utama Forjabar adalah lambannya eksekusi terhadap Silvester Matutina, yang sudah divonis 1,5 tahun penjara sejak 2019 dalam kasus penghinaan terhadap mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK)

Meski putusan pengadilan telah berkekuatan hukum tetap, eksekusi terhadap Silvester Matutina hingga kini tidak kunjung dilakukan, sehingga menimbulkan tanda tanya besar mengenai komitmen Kajati DKI Jakarta dalam menegakkan hukum secara adil dan tegas.

Baca juga : Pemerintah Alokasikan Anggaran Rp 198 Miliar untuk Program Magang Fresh Graduate

Selain persoalan itu, Forjabar juga mengungkapkan rekam jejak kontroversial Patris Yusrian Jaya. la diduga memiliki keterkaitan dengan kasus korupsi Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan ketika menjabat sebagai Direktur Penuntutan pada Jampidsus Kejagung. Patris bahkan pernah dipanggil oleh KPK sebagai saksi, namun hingga kini publik tidak mengetahui kelanjutan dan

kejelasan keterangan tersebut. Kinerja buruk Patris juga tercatat saat menjabat sebagai Kajati Sulawesi Tenggara (Sultra), di mana sejumlah kasus penting mangkrak dan menuai kritik masyarakat

Kordinator Forjabar, Usman Nazarudin, menegaskan bahwa sosok seperti Patris Yusrian Jaya tidak layak memimpin institusi strategis seperti Kejati DKI Jakarta.

Baca juga : Bertemu Dubes Australia, Wamen Christina Gali Informasi Peluang Penempatan Pekerja Migran

“Bagaimana mungkin Kajati DKI yang seharusnya menjadi wajah penegakan hukum di ibukota justru memperlihatkan kelemahan dan kontroversi. Eksekusi Silvester Matutina yang divonis sejak 2019 saja tak kunjung dilakukan. Apalagi rekam jejaknya juga sarat dugaan kasus. Jaksa Agung harus segera bertindak tegas,” ujar Ketua Forjabar.

Maka dari itu, Forjabar menyatakan sikap dengan menuntut:

1. Mendesak Jaksa Agung segera mengevaluasi dan mencopot Patris Yusrian Jaya dari jabatan Kajati DKI Jakarta

2. Meminta Kejaksaan Agung segera mengeksekusi putusan pengadilan terhadap Silvester Matutina terkait kasus penghinaan Mantan Wapres Jusuf Kalla sejak 2019, 3. Mengusut dugaan keterlibatan Patris Yusrian Jaya dalam kasus korupsi DJKA Kemenhub

4. Menuntut transparansi, profesionalisme, dan integritas penuh di tubuh Kejaksaan. 5. Mendesak Jaksa Agung lakukan Reformasi Kejaksaan terutama pada institusi Kejati DKI untuk memperkuat penegakan hukum yang bersih dan berkeadilan serta mengembalikan marwah Kejaksaan RI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *