Tangis Haru Warga Pesanggrahan Setelah Mendapat Kejutan dari Kapolsek Pesanggrahan

IMG 20250807 132245 scaled
Tami, korban pencurian sepeda motor tak kuasa menahan tangis setelah diberi kejutan sepeda motor baru dari Kapolsek Pesanggrahan Polrestro Jakarta Selatan.

Satusuaraexpress.co | JAKARTA — Tami, warga Pesanggrahan tak bisa menahan tangis setelah mendapat kejutan dari Polsek Pesanggrahan. Tak henti-hentinya ia mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polres Metro Jakarta Selatan.

Tami yang kehilangan motor di Jalan IKPN, Gang H Mardzuki, Bintaro, Jakarta Selatan, pada Jumat (25/8/2025) nampak semangat saat mendatangi Mapolsek Pesanggrahan. Ia mengira sepeda motornya yang hilang sudah ditemukan. Tapi, ia justru mendapat kejutan dari Polsek Pesanggrahan.

Sepeda motornya yang hilang oleh Polsek Pesanggrahan diganti dengan yang baru. Bukan tanpa sebab, Kapolsek Pesanggrahan memberikan sepeda motor tersebut karena korban sangat membutuhkan. Dimana, sepeda motor yang hilang merupakan kendaraan yang digunakan oleh Tami berjualan Es.

“Sepeda motor saya yang hilang memang digunakan untuk jualan es setiap hari, ” kata Tami, Kamis (7/8/2025).

Baca juga : Sekarang Putar Lagu di Cafe Bakal Kena Royalti, Lihat Peraturannya

Pada kesempatan itu, Tami menyebut dirinya bukan tulang punggung keluarga. Sebab, ia masih memiliki suami yang menafkahinya. Namun, sepeda motornya yang hilang memang digunakan untuk berjualan Es.

IMG 20250807 131851 scaled

“Iya, usahanya emang jualan Es. Selain itu juga cicilan sisa 6 kali lagi. Sekali lagi terima kasih bu Kapolsek dan jajaran, ” ucap Tami.

Pada kesempatan yang sama, Kapolrestro Jakarta Selatan, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly menuturkan semoga upaya dari Kapolsek Pesanggrahan beserta anggota dengan kegiatan tali asih ini dapat meringankan beban warga yang tertimpa musibah.

Baca juga : Puluhan Kendaraan Alami Mati Mesin Setelah Isi Pertalite di Pom Bensin Kembang Kerep

“Kebetulan ibu Tami ini beliau pedagang es keliling, beliau memarkirkan sepeda motornya di depan pabrik es lilin yang beliau mau ambil es itu untuk berjualan keliling. Ternyata sepeda motornya hilang beliau datang, lapor ke Polsek, ” kata Nicolas.

Eks Kapolrestro Jakarta Timur itu menambahkan hasil lidik oleh anggota dan khususnya ibu Kapolsek, ternyata korban masih tinggal di rumah kontrakan dan memang sepeda motor itu satu-satunya yang dimiliki oleh korban.

“Sepeda motor oleh korban digunakan untuk mencari nafkah. Dengan berbelas kasih dan hati yang tergugah dari ibu Kapolsek dan Wakapolsek dan jajaran telah menyediakan ganti sepeda motor yang baru tanpa ada embel-embel apapun, dikasih utuh sampai helmnya pun disediakan oleh ibu Kapolsek, ” ujarnya.

Baca juga : Aliansi Emak Emak Lintas Provinsi Demo di Depan Kejari Jaksel, Tuntut Silfester Matutina Segera Dipenjarakan

Dikatakan Nicolas, sepeda motor diserahkan kepada korban sebagai ganti karena sampai saat ini Polsek Pesanggrahan telah melakukan penyelidikan terkait dengan pencuri sepeda motornya. Namun hingga saat ini, pelaku belum tertangkap.

“Jadi karena itu adalah alat satu-satunya yang dipakai oleh korban untuk mencari nafkah, begitulah ibu Kapolsek dengan hati yang jernih menyiapkan, menyediakan sepeda motor ini buat korban agar ddapat digunakan langsung, ” terangnya.

Sementara, Kapolsek Pesanggrahan, AKP Seala Syah Alam menyebut pihaknya tidak sembarang memberikan sepeda motor kepada warganya. Pasalnya, sebelum memberikan tali asih tersebut pihaknya telah melakukan profiling terlebih dahulu.

“Hasilnya, ibu Tami memang sangat membutuhkan kendaraannya untuk berjualan. Semoga dengan sepeda motor ini dapat meringankan beban ibu Tami dan keluarga, ” kata Seala.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *