Tips Cegah Hewan Liar Masuk Ke Dalam Rumah Saat Musim Hujan

20250117 183232 e8b8cc5fa4 ef74d0a04b
Plt Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta Satriadi Gunawan.

Satusuaraexpress.co | Jakarta – Curah hujan di DKI Jakarta kian meningkat. Hal itu dapat menyebabkan hewan liar seperti ular, biawak dan serangga keluar dari habitatnya untuk mencari makan atau tempat yang lebih kering. Untuk mengantisipasi potensi gangguan dari hewan liar masyarakat diimbau menjaga kebersihan lingkungan.

Plt Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta Satriadi Gunawan mengatakan, curah hujan yang tinggi sering memicu pergerakan hewan liar ke permukiman warga. Untuk itu, ia meminta masyarakat lebih waspada dan melakukan langkah pencegahan, seperti menutup celah di rumah, tidak menumpuk barang bekas di pekarangan, serta memastikan saluran air tetap bersih agar tidak menjadi tempat persembunyian hewan liar.

Baca juga : Buntut Permohonan Maaf Band Sukatani, Enam Anggota Diressiber Diperiksa Propam

“Hewan-hewan ini bisa masuk ke rumah atau pekarangan warga karena habitat aslinya terganggu. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan dan tidak membiarkan tumpukan barang atau sampah yang bisa menjadi tempat persembunyian hewan liar,” terang Satriadi.

Satriadi juga mengimbau warga untuk segera menghubungi petugas atau tim rescue Dinas Gulkarmat DKI Jakarta jika menemukan ular atau hewan lain yang berpotensi berbahaya di sekitar rumah, agar dapat dievakuasi dengan aman.

“Jika menemukan hewan liar yang berbahaya, jangan mencoba menangkap sendiri. Segera hubungi Pemadam Jakarta melalui Jakarta Siaga 112, Aplikasi JAKI atau mendatangi langsung Pos Pemadam Kebakaran terdekat. Layanan ini gratis dan kami siaga 24 jam,” tandasnya.

Baca juga : Kapendam VI Mulawarman Benarkan Penyerangan Mako Polres Tarakan Dilakukan Oleh TNI

Adapun beberapa tips untuk mencegah hewan liar masuk rumah. Pertama menjaga Kebersihan Lingkungan. Pastikan rumah dan lingkungan sekitar tetap bersih dan tidak ada tumpukan sampah atau genangan air yang dapat menjadi sarang hewan liar. Kedua periksa dan Tutup Celah Masuk. Pastikan rumah tertutup rapat, seperti menutup celah di pintu, ventilasi, atau lubang pembuangan.

Kemudian hati-hati di Area Terbuka. Waspadai tempat-tempat yang berpotensi menjadi persembunyian hewan liar, seperti semak-semak, selokan, dan tumpukan kayu. Keempat, gunakan Penerangan yang Cukup saat Malam Hari. Pastikan area rumah dan lingkungan sekitar memiliki pencahayaan menghindari serangan dari hewan liar.

“Terakhir beri wewangian. Wewangian dapat mencegah hewan liar masuk rumah. Ular dan serangga tidak menyukai aroma menyengat, sehingga wewangian dapat mengganggu indra penciuman mereka, ” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *