Kapolda Metro Pecat Tidak Terhormat 31 Anggotanya yang Lakukan Pelanggaran Berat

IMG 20250103 WA0008
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Karyoto memecat atau Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) 31 anggota yang melanggar.

Satusuaraexpress.co | Jakarta – Polda Metro Jaya nampaknya sedang melakukan bersih-bersih. Kali ini, Kapolda Metro Jaya telah memecat atau Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) 31 anggotanya yang terbukti melakukan pelanggaran berat.

“Pentingnya menjaga integritas dan tanggung jawab sebagai anggota Polri, sekaligus memberikan peringatan keras agar kejadian serupa tidak terulang,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto, Sabtu (4/2/2024).

Pada kesempatan itu, Karyoto menekankan bahwa menjadi anggota Polri adalah kebanggaan yang tidak semua orang bisa raih. Untuk ia kembali mengingatkan pentingnya menekuni profesi ini dengan penuh dedikasi.

Baca : Susul Eks Pimpinan, Eks Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Malvino Edward Yusticia Dipecat Tidak Terhormat

“Saya kembali mengingatkan sudah banyak anak muda yang dilantik menjadi anggota Polri dan membuat kebanggaan bagi keluarga. Tidak semua dapat lolos seleksi menjadi anggota Polri, dan ingatlah itu adalah sebuah perjuangan,” terangnya.

Terkait pelanggaran yang dilakukan para anggota, Kapolda menyebut ada berbagai kasus yang mencoreng nama institusi. Pada bulan Desember 2024, total 31 anggota Polda Metro Jaya yang diberhentikan antara lain 8 orang terkait kasus penyalahgunaan narkoba, 15 orang kasus desersi, 1 orang kasus tindak pidana penggelapan atau penipuan, 4 orang kasus perselingkuhan, 2 orang kasus nikah sirih, dan 1 orang terlibat Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT).

Baca : Buntut Kasus DWP, Kapolda Metro Jaya Copot 3 Kasubdit

Dari total tersebut, lima orang berasal dari satuan kerja Mapolda, sementara 26 lainnya bertugas di jajaran Polres. Upacara PTDH untuk anggota di tingkat Polres dilakukan di masing-masing wilayah agar memberikan efek jera.

Sementara itu Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi menyampaikan peristiwa ini menjadi pembelajaran bagi kita semua anggota Polri. “Peristiwa hari ini menjadi pembelajaran bagi kita semua, agar jangan terulang kembali. Jangan sakiti dirimu dan jangan sakiti keluargamu,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *