Satusuaraexpress.co | JAKARTA – Perkataan Gus Miftah ke penjual es teh saat mengisi acara pengajian di Magelang, Jawa Tengah menuai kecaman dari publik. Tak hanya Gus Miftah, sosok yang duduk di sampingnya ikut disorot setelah viral.
Gus Miftah diduga menghina penjual es asongan di sela pengajian. Pemilik nama Miftah Maulana Habiburrahman itu kedapatan berkata kasar ke penjual es teh.
“Es tehmu sih akeh (masih banyak), enggak? Ya sana jual g****k. Jual dulu. Nanti kalau belum laku, ya sudah takdir,” ujar Gus Miftah dari atas panggung.
Mendengar ucapan tersebut, netizen menyoroti ekapresi penjual es teh yang menarik napas panjang. Sementara itu, orang yang duduk di dekat Gus Miftah tampak tertawa hingga ikut menuai kecaman.
“Buat bapak sebelah kiri, apa yang lo tertawakan Pak? Lo ketawakan bapak-bapak yang sedang mencari nafkah buat keluarganya, lucu buat lo ya?,” cuit akun X @cingreborn.
“Yang sebelahnya sampai terpingkal-pingkal, plus semua yang dibelakangnya pada ketawa. Eng ada yang salah sama empati gus-gusan ini,” sahut yang @budiun****
Baca : Kirim 6 Ton Sampah Biomassa ke PLTU Lontar, PLN UID Jakarta Raya Dukung Energi Ramah Lingkungan
Lantas siapakah sosok yang duduk di samping Gus Miftah di acara pengajian tersebut?
Sosok itu disebut-sebut adalah KH Usman Ali. Ia memiliki akun media sosial @kyusmanali_alhuda.
Dari bio Instagram, diperoleh informasi jika KH Usman Ali adalah Pengasuh Pondok Pesantren API Al-Huda Nepak Magelang.
Dari hasil pantauan Suara.com, postingan terakhir yang diunggah akun tersebut pada 2022 juga menjadi sasaran kemarahan netizen.
“Tertawanya tidak seperti apa yang diajarkan Rasulullah,” tulis warganet. “Ditunggu permintaan maafnya,” sahut yang lain.
Hasil penelusuran, aksi Gus Miftah yang diduga melontarkan kata-kata kasar ke penjual es teh itu terjadi di acara Magelang Bersholawat Bersama Gus Miftah dan Habib Zaidan Bin Yahya, di Lapangan Drh. Soepardi Kota Mungkid, Kabupaten Magelang, pada Rabu 20 November 2024.
Baca : Kabur dari Rumah, Remaja 12 Tahun Ditemukan Aiptu Resiani Sembunyi di Tempat Rongsokan
Sementara itu, rekan Gus Miftah yang juga ikut menghadiri acara tersebu Gus Yusuf Chudlori turut buka suara usai kejain tersebut viral.
Lewat cuitan di X, Gus Yusuf mengungkap situasi saat itu. Ia menyampaikan permohonan maaf atas reaksi yang dinilai kurang berkenan.
“Konteks utuhnya penjual es muter-muter di antara jamaah padahal cuaca hujan, hingga mengganggu konsentrasi lalu ditegur GM agar minggir seperti penjual lainnya .. wong yho hujan-hujan koq nawarin es .. maaf bila respon kita kurang pas waktu itu,” ungkapnya.
Mayor Teddy Beri Teguran
Karena ulahnya, Gua Miftah mendapat teguran langsung dari Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya atau Mayor Teddy.
Terkait kegaduhan itu, Gus Miftah baru-baru ini menyampaikan video klarifikasi dan permintaan maaf
“Dengan kerendahan hati saya minta maaf atas kekhilafan saya,” kata Gus Miftah di YouTube.
Penceramah kelahiran Lampung Timur, 5 Agustus 1981, mengakui bahwa apa yang viral dan disebut sebagai olok-olok itu sebenarnya hanya candaan.
Kendati demikian, Gus Miftah mengakui bahwa hal tersebut salah dan berjanji akan meminta maaf langsung kepada penjual es teh tersebut. “Saya memang sering bercanda dengan siapapun, maka untuk itu atas candaan kepada yang bersangkutan saya akan meminta maaf secara langsung, dan mudah-mudahan dibukakan pintu maaf kepada untuk saya,” ujar Gus Miftah.













