Berita  

Antisipasi Asap Karhutla, Pemprov DKI Imbau Warga Pakai Masker dan Disiagakan Opsi PJJ Bagi Pelajar

IMG 20261019 205822
Dampak asap karhutla. Foto: Instagram

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menerbitkan serangkaian imbauan kesehatan serta menyiapkan langkah mitigasi menyusul potensi menurunnya kualitas udara akibat sebaran asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari luar daerah. Salah satu opsi darurat yang disiapkan adalah pemberlakuan kembali Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi para pelajar di wilayah ibu kota.

Langkah antisipatif ini diambil guna melindungi kesehatan masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit pernapasan dari paparan partikel polutan yang dapat memicu ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut).

Pemprov DKI Jakarta meminta masyarakat untuk mengurangi kegiatan di luar ruangan jika tidak mendesak. Bagi warga yang harus beraktivitas di ruang terbuka, penggunaan masker berstandar kesehatan sangat dianjurkan.

Selain itu, seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit Daerah (RSUD) di wilayah DKI Jakarta telah disiagakan untuk mengantisipasi dan merespons cepat jika terjadi peningkatan keluhan pernapasan di tengah masyarakat.

Guna menekan risiko kesehatan pada anak usia sekolah, Dinas Pendidikan DKI Jakarta menyiapkan skema Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Penerapan PJJ ini bersifat fleksibel dan akan diberlakukan sesuai evaluasi tren Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) serta koordinasi bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

“Opsi PJJ disiagakan sebagai langkah taktis apabila indikator kualitas udara memburuk hingga mencapai level yang berisiko bagi kesehatan peserta didik,” ujar perwakilan Dinas Pendidikan dalam keterangannya.

Tak hanya mengeluarkan imbauan dan opsi diskresi sekolah, Pemprov DKI juga mengerahkan langkah penanganan teknis di lapangan. Upaya penyemprotan kabut air (water mist) dari gedung-gedung tinggi terus digalakkan.

Pemprov juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) guna memicu hujan buatan agar meluruhkan partikel asap di atmosfer Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *