Satusuaraexpress.co | Jakarta — Unit Pengelola Taman Margasatwa Ragunan (UP TMR) telah menyatakan secara resmi kesiapannya dalam menghadapi arus wisatawan yang diperkirakan meningkat pada masa libur Lebaran 2026.
Berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 63 Tahun 2018 tentang Optimalisasi Kegiatan dan Penanganan Pengunjung di Tempat Wisata pada Hari-Hari Tertentu, kawasan wisata ini akan ditutup untuk umum pada hari pertama Idulfitri, sementara operasional kunjungan resmi dimulai pada hari kedua (H+1).
Menjelang periode libur panjang yang berlangsung mulai 22 hingga 29 Maret 2026 (delapan hari penuh), Taman Margasatwa Ragunan telah melakukan serangkaian upaya pembenahan dengan menyediakan dekorasi tematik khusus. Hal ini dilakukan untuk memberikan suasana yang meriah dan menyambut kedatangan masyarakat yang ingin menghabiskan waktu bersama keluarga atau kerabat.
Kepala UP Taman Margasatwa Ragunan, drh. Endah Rumiyati, M.Si.M., menjelaskan bahwa pihaknya menetapkan target kunjungan sebanyak 400.000 orang selama masa libur tersebut. Optimisme ini didasarkan pada data historis tahun 2025, di mana selama 14 hari libur Idulfitri, total pengunjung mencapai 610.416 orang atau rata-rata sekitar 43.000 orang per hari.
Baca juga : 3.713 Pengunjung Padati Night at the Ragunan Zoo
Pada tahun ini, pengelola mengusung tema “Lebaran Asyik di Ragunan, Bersama Satwa Tebar Cinta, Raih Keberkahan.” Tema tersebut menggambarkan filosofi bahwa momen Lebaran bukan hanya untuk berkumpul, tetapi juga sebagai kesempatan untuk menumbuhkan rasa kasih sayang terhadap satwa liar sebagai bagian dari upaya meraih keberkahan dalam hidup.
Untuk mendukung kenyamanan pengunjung, berbagai infrastruktur pendukung telah dipersiapkan secara masif. Di antaranya adalah 27 titik lahan parkir tambahan di dalam kawasan yang mampu menampung hingga 5.500 kendaraan mobil dan sekitar 20.000 sepeda motor.
Aspek keamanan dan pelayanan juga menjadi fokus utama dengan pengerahan total 854 personel, yang terdiri dari 105 aparatur sipil negara (ASN), 37 petugas Pertolongan Pertama dan Gawat Darurat (P3K) Paruh Waktu, 542 petugas Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP), serta 170 tenaga tambahan insidental.
Kesiapan ini diperkuat melalui koordinasi intensif dengan unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), dan instansi terkait lainnya untuk menjamin kondusivitas di seluruh kawasan.
Baca juga : Warga DKI yang Sudah Vaksin 100% Boleh Masuk Ragunan
Jam operasional selama libur Lebaran juga disesuaikan, dibuka lebih awal pada pukul 06.00 WIB dan ditutup pada pukul 16.00 WIB, berbeda dengan jam operasional normal yang mulai pukul 07.00 WIB.
Sebagai daya tarik yang mengedukasi, para pengunjung akan dapat menyaksikan kegiatan Keeper Talk dan sesi pemberian makan satwa (feeding time) setiap hari selama periode libur. Program ini melibatkan berbagai satwa ikonik Ragunan, antara lain orangutan, komodo, gajah sumatra, jerapah, harimau benggala, burung pelikan, dan buaya muara.
Melalui persiapan yang komprehensif ini, drh. Endah Rumiyati berharap Taman Margasatwa Ragunan dapat memberikan pelayanan yang prima serta pengalaman rekreasi edukatif yang tak terlupakan bagi seluruh pengunjung.
Menutup pernyataan resminya, segenap jajaran karyawan dan karyawati UP Taman Margasatwa Ragunan menyampaikan ucapan: “Selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 H. Mohon maaf lahir dan batin.”













