Satusuaraexpress.co | Jakarta — Sebuah insiden penipuan dan pencurian terjadi di wilayah Kramat Jati, Jakarta Timur. Seorang pria yang tidak dikenal berhasil membawa kabur sepeda motor milik seorang pengemudi ojek, dengan cara menyamar sebagai Kepala Satuan (Kasat) Narkoba dari Polda Metro Jaya dan menjanjikan bayaran sebesar Rp 300 ribu kepada korban. Kejadian ini menjadi sorotan karena menunjukkan tren penipuan dengan memanfaatkan nama institusi penegak hukum yang semakin marak.
Dari informasi yang dihimpun, kejadian dimulai ketika korban bertemu dengan pelaku di SPBU kawasan Makasar, Jakarta Timur. Pelaku menyampaikan bahwa dirinya sedang dalam tugas mengirimkan kepada tersangka narkotika, lalu menawarkan angkutan yang dianggap besar agar korban bersedia mengantarkannya ke beberapa lokasi.
Korban yang tergiur kemudian mengantarkan pelaku ke Polsek Makasar. Setelah itu, pelaku meminta untuk melanjutkan perjalanan ke Gang Langgar, Kramat Jati, dengan alasan target penangkapan berada di lokasi tersebut.
Sesampainya di Gang Langgar, meminta pelaku untuk meminjam sepeda motor Honda Beat tahun 2019 dengan nomor polisi B-5449-TBS milik korban, dengan dalih perlu “bergerak cepat” untuk menangkap tersangka. Tanpa rasa curiga, korban menyerahkan kendaraannya. Namun, pelaku tidak pernah kembali dan membawa kabur motor tersebut.
Baca juga : Cabut Laporan di Polres Jaksel, Clairmont Laporkan William Codeblu ke Direktorat Siber Bareskrim Mabes Polri
Pada saat pertemuan awal di SPBU, sekuriti bernama Agus Sunarya, 50, berhasil mencoba memverifikasi identitas pelaku dengan berkoordinasi melalui telepon dengan komandan dan RT setempat. Namun, sebelum verifikasi selesai, pelaku dan korban sudah meninggalkan lokasi.
Korban baru menyadari dirinya tertipu keesokan harinya, Sabtu (28/2), setelah pelaku tidak muncul. Ia kemudian kembali ke SPBU untuk menanyakan informasi tentang pelaku kepada sekuriti dan mengaku merasa seperti dihipnotis.
Informasi yang tersebar di media sosial menunjukkan adanya rekaman CCTV yang menangkap gambar pelaku. Terlihat bahwa pelaku mengenakan pakaian serba hitam dan berkacamata, yang menjadi bukti penting dalam penyelidikan. Setelah menyadari dirinya tertipu, korban berjalan kaki dari Jalan Langgar, Kramat Jati, hingga ke Polsek Makasar untuk melaporkan kejadian tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Kramat Jati AKP Fadoli, mengkonfirmasi bahwa menyelesaikan sedang melakukan pencarian intensif terhadap pelaku yang mencatut nama Kasat Narkoba Polda Metro Jaya. Petugas telah mengumpulkan keterangan dari beberapa Saksi, termasuk dua sekuriti SPBU, serta memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Baca juga : Polrestro Jaksel Grebek Produksi Ganja di Perumahan Scandi House
Upaya untuk mengungkap identitas pelaku dan menangkapnya terus dilakukan. Kasus ini yang viral di media sosial juga membantu menyebarkan informasi dan meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap modus serupa, kata Fadoli, Rabu (4/3/2026).
Insiden ini menunjukkan perlunya kolaborasi erat antara masyarakat dan penegak hukum dalam mencegah penipuan. Masyarakat diharapkan lebih proaktif melaporkan gerakan mencurigakan dan tidak mudah tergiur oleh janji manis. Pihak kepolisian juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah mempercayai orang yang mengaku sebagai anggota kepolisian tanpa adanya identitas resmi yang dapat berkepentingan.
Melalui upaya bersama, diharapkan kasus penipuan dengan modus penyamaran sehingga aparatur dapat ditekan, sehingga keamanan khususnya masyarakat pengemudi ojek yang rentan dapat lebih terjamin.













