Pemkot Jakarta Timur Kembalikan Fungsi Lahan TPU Kebon Nanas, Siapkan 2.500 Petak Makam Baru

IMG 20260127 WA0005
TPU Kebon Nanas ditertibkan.

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Pemerintah Kota Jakarta Timur secara resmi mengembalikan fungsi lahan Taman Pemakaman Umum (TPU) Kebon Nanas yang sebelumnya dihuni oleh masyarakat. Langkah ini bertujuan untuk menyediakan tambahan sekitar 2.500 petak makam baru sebagai upaya mengatasi keterbatasan lahan pemakaman di wilayah Jakarta.

Penegasan mengenai pengembalian fungsi lahan tersebut disampaikan oleh Walikota Jakarta Timur, Munjirin, setelah menggelar apel pengembalian fungsi TPU Kebon Nanas di Kantor Lurah Cipinang Besar Selatan, Kecamatan Jatinegara. Acara yang berlangsung pada hari ini menjadi titik temu untuk menyatakan bahwa pengembalian fungsi lahan TPU merupakan solusi konkret dalam menghadapi krisis lahan makam yang tengah dihadapi ibu kota.

Menurut Munjirin, proses pengembalian ini dilakukan sesuai dengan Instruksi Sekda Nomor 89 Tahun 2025 tentang percepatan normalisasi untuk pemanfaatan lahan makam yang diokupasi oleh masyarakat.

“Jadi sesuai dengan Instruksi dari Sekda Nomor 89 Tahun 2025 tentang percepatan normalisasi untuk pemanfaatan lahan makam yang diokupasi oleh masyarakat, di TPU Kebon Nanas ini sudah dilaksanakan proses itu semua,” terang Munjirin, Selasa (27/1/2026).

Baca juga : Kurangi Risiko Banjir, DLH DKI Tangani Sampah Badan Air dari Hulu hingga Hilir

Sebelumnya, sebanyak 103 Keluarga (KK) telah meninggalkan area TPU Kebon Nanas. Dari total jumlah tersebut, 74 KK memilih untuk dipindahkan ke Rumah Susun Sewa (Rusunawa) yang disediakan oleh pemerintah, sementara sisanya memutuskan untuk mengontrak rumah secara mandiri atau kembali ke daerah asal masing-masing.

“Ini adalah kegiatan lanjutan dari tahapan-tahapan sebelumnya. Kegiatan pagi hari ini adalah apel dalam rangka pengosongan bangunan, perobohan, maupun pembersihan yang nantinya langsung bisa dimanfaatkan sebagai tempat pemakaman umum oleh masyarakat. Jadi, tahapan sebelumnya sudah kita laksanakan, dari mulai relokasi warga ke Rusun,” jelas Munjirin.

Dalam pelaksanaan pengembalian fungsi lahan ini, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur mengerahkan pasukan pelangi yang terdiri dari personel dari berbagai dinas terkait, antara lain Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, pasukan Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), Satpol PP, Suku Dinas Bina Marga, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, serta Suku Dinas Sosial.

Dukungan juga diberikan oleh TNI dan Polri untuk memastikan proses berjalan lancar. Selain itu, digunakan dua unit alat berat untuk membersihkan dan meratakan area yang sebelumnya ditempati oleh kurang lebih 103 bangunan permanen dan semi permanen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *