Satusuaraexpress.co | Jakarta — Pada tanggal 13 November 2025, pukul 17.00 WIB, suasana di Kampus Universitas Trisakti, Jl. Kyai Tapa No. 1, Kelurahan Tomang, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, diwarnai dengan aksi unjuk rasa (AUR) yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Trisakti. Aksi ini diperkirakan melibatkan sekitar 200 orang massa, dengan penanggung jawab aksi bernama Dhenni Ribowo dari Presma Trisakti.
Awalnya, titik kumpul aksi direncanakan di Kampus A Trisakti. Tujuan utama dari aksi ini adalah Patung Kuda yang terletak di Jl. Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat.
Tuntutan utama yang disuarakan oleh massa aksi adalah penolakan terhadap penetapan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional.
Rangkaian kegiatan aksi dimulai sejak pukul 14.00 WIB, di mana massa aksi Trisakti mulai berdatangan di titik kumpul, yaitu Kampus A Trisakti. Kedatangan ini bertujuan untuk mempersiapkan keberangkatan menuju Patung Kuda di Jakarta Pusat.
Baca juga : Operasi Kampung Narkoba di 34 Provinsi, Aparat Gabungan Amankan 1.259 Orang
Pada pukul 15.00 WIB, massa aksi masih melakukan koordinasi terkait rencana pergerakan aksi unjuk rasa. Koordinasi ini penting untuk memastikan aksi berjalan dengan lancar dan sesuai dengan rencana.
Namun, pada pukul 17.00 WIB, terjadi perubahan rencana. Massa aksi Trisakti memutuskan untuk membatalkan keberangkatan menuju Patung Kuda Jakarta Pusat. Sebagai gantinya, mereka mengalihkan aksi ke Tugu 12 Mei Reformasi yang terletak di Jl. Kyai Tapa, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Pukul 17.10 WIB, massa aksi melakukan aksi simbolik di Tugu 12 Mei Reformasi. Aksi ini merupakan bentuk penolakan terhadap penetapan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional. Aksi simbolik ini diharapkan dapat menyampaikan pesan dan aspirasi mahasiswa Trisakti terkait isu tersebut.













