Satusuaraexpress.co | Jakarta — Suasana khidmat Salat Jumat di SMAN 72 Jakarta mendadak berubah menjadi kepanikan saat ledakan keras mengguncang area sekolah, Jumat (7/11/2025) siang.
Ledakan pertama terjadi di musholla sekolah saat khotbah Jumat tengah berlangsung, sekitar pukul 12.15 WIB. Selang beberapa saat, ledakan kedua terdengar dari arah pintu belakang sekolah.
Menurut keterangan saksi mata, Bapak Budi Laksono, guru Matematika SMAN 72 Jakarta, ledakan tersebut sontak membuat para jamaah yang terdiri dari siswa dan guru panik berhamburan keluar. Asap tebal langsung memenuhi area sekitar lokasi ledakan.
“Saat khotbah sedang berjalan, tiba-tiba terdengar suara ledakan yang sangat keras dari belakang aula,” ujar Bapak Budi Laksono, Jumat (8/11/2025).
Baca juga : DPRD DKI Jakarta Soroti Potensi Pemangkasan Anggaran BPJS Kesehatan dalam RAPBD 2026
Akibat kejadian ini, delapan siswa yang berada di sekitar lokasi ledakan mengalami luka-luka. Mereka segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam insiden ini.
Aparat kepolisian sektor setempat bersama unit Jihandak (Penjinak Bahan Peledak) segera tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan sterilisasi area. Polisi juga melakukan penyisiran di sekitar lokasi dan menemukan barang bukti berupa bom rakitan, remot, senjata air soft gun laras panjang, dan revolver.
Hingga saat ini, sumber ledakan masih belum dapat dipastikan. Dugaan sementara, ledakan berasal dari benda yang belum teridentifikasi yang berada di area belakang aula sekolah. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti ledakan tersebut, termasuk kemungkinan adanya unsur kesengajaan atau kelalaian.
Baca juga : Polres Metro Jakarta Barat Amankan Onadio Leonardo dan Istrinya Terkait Dugaan Penyalahgunaan Narkoba
Aktivitas belajar-mengajar di SMAN 72 Jakarta untuk sementara dihentikan hingga situasi dinyatakan aman oleh pihak kepolisian. Pihak sekolah mengimbau kepada seluruh siswa dan guru untuk tetap tenang dan mengikuti arahan dari pihak berwajib.
“Kami mengimbau kepada seluruh siswa dan guru untuk tetap tenang dan tidak panik. Kami juga meminta kepada masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang tidak benar atau provokatif,” ujar perwakilan pihak sekolah.
Kasus ledakan di SMAN 72 Jakarta ini masih dalam penanganan pihak kepolisian. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan kepada pihak berwajib jika menemukan hal-hal yang mencurigakan.













