Satusuaraexpress.co | Jakarta — Proyek revitalisasi Waduk Giri Kencana di Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, telah memasuki pekan ke-20 dengan progres fisik mencapai 54,6 persen dari total rencana pekerjaan. Meskipun demikian, capaian ini masih di bawah target yang seharusnya.
Kepala Seksi Pembangunan Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur, Tengku Saugi Zikri menjelaskan bahwa realisasi proyek saat ini masih mengalami deviasi. “Sesuai jadwal, realisasinya seharusnya sudah 62,2 persen, namun baru tercapai 54,6 persen. Ada deviasi sekitar 7,6 persen,” ujar Saugi, Senin (3/11/2025).
Proyek revitalisasi ini dimulai sejak awal Juni 2025 melalui sistem lelang e-katalog dan ditargetkan rampung pada 15 Desember 2025. Tengku Saugi Zikri menegaskan bahwa pihaknya telah meminta pihak ketiga untuk melakukan akselerasi agar proyek ini selesai tepat waktu.
Baca juga : Pasar Jambul Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan Khidmat
“Kami sudah meminta kepada pihak ketiga untuk melakukan akselerasi agar infrastruktur pencegahan banjir tersebut dapat selesai tepat waktu,” tegasnya.
Pekerjaan revitalisasi meliputi pengerukan lahan, pembangunan turap dengan sistem bronjong, serta penataan kawasan sekitar waduk.
“Sejauh ini, pekerjaan bronjong dan ramp sudah rampung 100 persen. Sementara, pembangunan arsitektur, taman, dan fasilitas pendukung masih berjalan,” tambahnya.
Setelah revitalisasi, Waduk Giri Kencana akan memiliki kedalaman baru hingga 6 meter, meningkat signifikan dari sebelumnya yang hanya 2 meter. Luas area basah setelah revitalisasi mencapai 2,7 hektare dengan peningkatan daya tampung air dari 35.749 meter kubik menjadi 92.225 meter kubik.
Baca juga : Dukung Wisata Aman, Jasaraharja Putera Hadirkan Asuransi bagi pengunjung Kebun Binatang Taman Rimbo
Waduk ini dirancang untuk menampung aliran air dari Saluran Penghubung (Phb) Cilangkap, serta akan berfungsi sebagai ruang terbuka hijau dan ruang publik baru bagi warga sekitar.
Fasilitas yang akan dibangun meliputi kantor Satpel SDA Kecamatan Cipayung, mushala, lapangan basket, power house, jalur jogging dan cycling track, viewing deck, jembatan, amphiteater, outdoor gym, gazebo, dan area bermain anak (playground).
Area penghijauan juga menjadi bagian penting dari proyek ini, dengan penanaman beragam jenis tanaman, antara lain:
– Tanaman semak dan perdu: sablo, bougenville, kenikir hias, bakung, kuping gajah, dan lainnya.
– Pohon pelindung: akasia, flamboyan, pelangi/lada, mahoni, ketapang, dan sebagainya.
– Jenis palem: palem bambu, palem kipas, palem raja, palem wregu.
– Tanaman air: vetiver, melati air, teratai, iris air, lembang, dan lain-lain.
Proyek ini dikerjakan oleh pihak ketiga pemenang lelang dengan anggaran dari APBD DKI Jakarta sebesar Rp56,1 miliar. Diharapkan dengan revitalisasi ini, Waduk Giri Kencana dapat berfungsi optimal sebagai pengendali banjir dan meningkatkan kualitas hidup warga Jakarta Timur.













