Satusuaraexpress.co | Bengkulu — Dua kakak beradik, Aa (4) dan Ka (1 tahun 8 bulan), Warga Desa Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu mengalami serangan cacing gelang hingga keluar dari mulut dan hidungnya. Kini keduanya dirawat di rumah sakit karena bobot tubuh rendah, sesak napas, anemia, leukosit tinggi, bahkan ditemukan larva di paru-paru.
“Ka dirawat intensif di RSUD. Menurut dokter spesialis anak, Ka harus dioperasi karena gumpalan cacing sudah tidak bisa dikeluarkan secara normal,” ungkap Direktur RSUD Tais, Eva Debora Siahaan.
Karena harus dioperasi, pihak rumah sakit merujuknya ke dua rumah sakit, yakni RSUD M Yunuus dan RS Ummi di Kota Bengkulu. Sang kakak juga mengalami hal serupa. Ada gumpalan cacing di perutnya.
Baca juga : Menteri Keuangan Mulai Salurkan Dana Sebesar Rp200 Triliun ke Lima Bank Milik Negara
“Menggunakan Sistem Rujukan Terintegrasi (Sisrute) karena pasien BPJS, maka RSUD M Yunus merespons dan Ka sudah dirujuk,” ujarnya.
Keluarga mengaku tidak menyadari bahwa anaknya mengalami serangan cacing gelang. Hingga pada Minggu (13/9) sekitar pukul 18.00 WIB, mereka kaget cacing besar keluar dari hidung dan mulut Ka.
Kini, keduanya tengah menjalani pengobatan dan perawatan intensif di dua rumah sakit berbeda. Eva mengimbau para orang tua untuk menjaga kebersihan anak, terutama jika bermain di luar rumah.











