Berita  

Kisah Perjalanan Spiritual Selebgram Mike Syehan Saat Perjalanan dari Indonesia Menuju Mekkah

IMG 20250721 WA0001

Satusuaraexpress.co — Selebgram sekaligus kreator konten TikTok, Mike Syehan, membagikan kisah inspiratif yang menyentuh hati banyak netizen. Ia baru saja menyelesaikan perjalanan spiritual yang luar biasa panjang dan penuh tantangan, dari rumahnya di Tangerang menuju Masjidil Haram di Mekah. Perjalanan ini bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan juga ziarah batin yang dimulai dari sebuah ilham di studio TikTok miliknya.

Awal mula kisahnya terjadi pada Januari 2025, setelah Mike menjadi juri dalam ajang Academy Karaoke. Kala itu, ia mengaku sedang berada di studionya saat secara tak sengaja membuka Al-Qur’an dan membaca Surah Al-Hajj ayat 27. Ayat tersebut seakan menjadi petunjuk awal dari perjalanan agungnya.

“Malamnya saya tahajud, dan dalam mimpi saya seperti didatangi Rasulullah yang memanggil nama saya. Di ujung mimpi, ada cahaya dan nama Nabi seperti matahari, sangat indah,” kisah Mike. Pagi harinya, secara mengejutkan ayat yang sama kembali terbuka, namun kali ini di ruang tamu rumahnya. Dua kali mendapatkan ayat yang sama dari dua mushaf berbeda membuatnya yakin akan panggilan tersebut.

Setelah memantapkan hati, Mike memulai perjalanannya pada 28 Januari 2025. Ia menempuh jalur darat dan laut, menyeberang dari Tangerang ke Pulau Sumatera, lalu melanjutkan ke Riau, Singapura, Malaysia, Thailand, Laos, dan akhirnya ke Timur Tengah melalui Dubai. Perjalanan tersebut penuh lika-liku, bahkan sempat menghadapi larangan melintas karena konflik di kawasan tertentu.

IMG 20250721 WA0000 1

Duka dan ujian berat tak luput dari perjalanannya. Di Indonesia, Mike sempat hampir menjadi korban begal, tasnya dijambret, dan ia mengalami cedera setelah terjatuh di Palembang. Beberapa malam ia lalui tidur di hutan antara Lampung, Jambi, dan Pekanbaru. Kelaparan juga menghantui—selama empat hari ia nyaris tak makan. Bahkan sempat terkena deportasi karena adanya pihak yang berusaha menjegal niatnya untuk berangkat.

Namun, di tengah keterbatasan, bantuan datang dari berbagai arah. Seorang imam masjid di Dumai membantunya secara tulus hingga ia berhasil menyeberang lewat laut. Ketika memasuki bulan Ramadan, Mike hanya sahur dan berbuka dengan gorengan, namun ia tetap bertahan dengan kekuatan doa dan keyakinan.

Selama perjalanan di luar negeri, Mike juga menjalankan misi kemanusiaan. Ia memberi terapi kepada penderita saraf kejepit, asam urat, dan stroke di negara-negara yang dilaluinya seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand. Meskipun hanya satu pasien di setiap negara, niat tulusnya tetap terasa.

Tak hanya itu, Mike juga menyalurkan ekspresinya melalui musik. “Selama perjalanan, saya juga menulis lagu-lagu tentang diri saya, meski tidak 100% karya pribadi. Lagu-lagu itu jadi bentuk lain dari perjalanan spiritual saya,” ujarnya.

Setelah lebih dari 160 hari, kini Mike telah sampai di Madinah, Arab Saudi. Ia masih melanjutkan perjalanan menuju Mekah dengan semangat yang tak padam. Kisahnya pun telah banyak diabadikan melalui dokumentasi video di akun TikTok miliknya, yang kini viral dan menginspirasi ribuan orang.

Perjalanan Mike Syehan membuktikan bahwa ketika ilham bertemu keyakinan, maka keajaiban bisa menjadi nyata. Dari studio kecil di Tangerang, hingga sajadah di Masjidil Haram, semuanya dimulai dari satu ayat suci dan doa yang tak pernah putus.

Laporan: Iwan Kurniawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *