Berita  

Perkumpulan Jurnalis Infotaiment Indonesia Mengangkat Taufik Sebagai Ketua Umum

87d188df c123 4352 ac74 6c1d0bf8fd6c

Satusuaraexpress.co, Jakarta – Perkumpulan Jurnalis Infotainment Indonesia (PJII) mendeklarasikan pembentukan organisasi secara resmi dan legal.

Dalam rapat pembentukan yang dilakukan baru-baru ini, PJII mengangkat Taufik sebagai Ketua Umum.

Menurut Deolipa Yumara, pengacara yang juga penasihatat hukum PJII ini mengatakan, organisasi ini dibentuk sebagai wadah resmi dan legal bagi para jurnalis infotainment yang selama ini bekerja tanpa perlindungan kelembagaan.

Pembentukan PJII dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan payung hukum dan perlindungan profesi bagi para jurnalis infotainment, terutama di tengah maraknya platform media digital seperti YouTube, TikTok, dan media sosial lainnya.

“Selamat kepada Bapak Taufik yang telah terpilih sebagai Ketua Umum PJII. Selanjutnya, formatur kepengurusan dan pembentukan AD/ART akan segera disusun dalam satu hingga dua minggu ke depan,” ujar Deolipa Yumara.

Deolipa menjelaskan, pembentukan PJII sangat penting agar para jurnalis infotainment tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, apalagi menghadapi risiko hukum di lapangan.

“Kalau ada somasi atau tuntutan hukum, kami akan siap membela anggota PJII. Rekan-rekan jurnalis infotainment tak lagi sendiri dalam menghadapi risiko kerja. Dengan adanya organisasi ini, identitas mereka sebagai jurnalis semakin kuat dan diakui,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum PJII, Taufik menyatakan kesiapannya memimpin organisasi ini secara inklusif dan kolaboratif. Ia juga membuka ruang bagi semua pihak yang telah berkontribusi dalam proses pembentukan.

“Ini adalah amanah besar. Ke depan, kami akan membentuk struktur organisasi yang solid dan mengakomodasi semua kebutuhan anggota, mulai dari advokasi hukum, kesejahteraan, hingga keselamatan kerja,” ujar Taufik dalam sambutannya usai terpilih.

Dalam proses pemilihan ketua, Taufik unggul tipis atas calon lainnya, Loteng. Diharapkan, kedua tokoh yang memperoleh dukungan terbanyak ini dapat berkolaborasi dalam menyusun kepengurusan. Salah satu usulan yang mengemuka adalah menempatkan Loteng sebagai Wakil Ketua.

PJII menargetkan untuk segera mengurus legalitas melalui akta notaris dan pendaftaran ke Kementerian Hukum dan HAM. Organisasi ini mengusung semangat kolektif dengan moto: “Dari kita, untuk kita.” kata Tauik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *