Satusuaraexpress.co | JAKARTA – Nasib pilu dialami balita laki-laki berinisial J (4) di Penjaringan, Jakarta Utara lantaran dianiaya pengasuhnya sendiri, Livia Alimi (19), hingga mengalami lebam seluruh tubuh hingga copot gigi.
Peristiwa penganiayaan terhadap J menjadi sorotan usai dibagikan oleh orang tua melalui instagram, Selasa (4/2).
Sang ibu mengatakan penganiayaan yang sudah terjadi berkali-kali tersebut terungkap ketika tante J menunjukkan rekaman CCTV yang memperlihatkan momen saat korban dipukuli menggunakan botol air mineral 1,5 liter.
Baca juga : Kurniawan Dwi Yulianto serta Zulkifli Syukur Ikuti Seleksi Untuk Jadi Asisten Pelatih Patrick Kluivert
Seorang wanita lain dalam video menjadi pihak yang membantu melaporkan kejadian kepada tante korban. Ia menyebut sempat berkali-kali menegur dan mengancam pelaku, namun wanita tersebut kerap diancam balik oleh pengasuh sehingga tidak bisa berbuat apa-apa.
Pelaku mengaku pernah menampar dan membenturkan kepala korban ke kursi hingga mengalami copot gigi berujung infeksi gusi dan demam tinggi. Tak hanya dipukuli, J juga kerap dikata-katai kalimat kasar dan tak pantas oleh pengasuh.
Orang tua korban sendiri baru mengetahui selama ini pengasuhnya suka memukul dan menganiaya anaknya. Selama ini, korban sempat mengalami memar di beberapa bagian tubuh. Namun saat ditanya, korban tidak mengadu dipukul pelaku. Begitupun pelaku yang selalu berdalih jatuh, kejeduk, menabrak meja, dll.
Perilaku kekerasan tersebut baru dilakukan beberapa waktu belakangan saat pengasuh menjalin asmara dengan seorang pria asal Bekasi. Perilaku pelaku mulai berubah, terutama saat ada masalah dengan sang kekasih hingga sempat meminta izin pergi malam hari dan pulang dalam keadaan mabuk.
Saat ini, pelaku diketahui telah berstatus sebagai tersangka usai dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Utara. Orang tua korban turut meminta maaf karena letak kesalahan tetap berada pada kelalaian mereka dalam memantau anaknya.













