Sabtu, Oktober 16, 2021
BerandaJabodetabekDKI JakartaLawan Covid-19, Indonesia Segera Pakai Vaksin Pfizer

Lawan Covid-19, Indonesia Segera Pakai Vaksin Pfizer

Jakarta, Satusuaraexpress.co – Satu lagi vaksin yang akan mendapatkan emergency use authorization (EUA) dari Badan POM adalah Pfizer. Dengan begitu menambah vaksin lain yang sudah mengantongi EUA dari BPOM sebelumnya.

Dijelaskan Kepala Badan POM, Penny Lukito dalam Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR, Pfizer memiliki 6 fasilitas produksi. Sampai saat ini data lengkap tersedia di 2-3 fasilitas produksi dan inilah yang akan dikeluarkan EUA secepatnya.

“Berproses Pfizer akan keluar. Walaupun Pfizer di di berbagai pusat produksi, ada 6 fasilitas produksi, data lengkap di 2-3 fasilitas produksi, secepatnya lebih dulu yg lengkap data mutunya akan segera keluarkan emergency use authorization,”
kata Penny, Selasa (13/7/2021).

Apabila Pfizer mendapatkan EUA, maka akan menambah daftar vaksin lain yang mengantongi izin lain. Ada Sinovac CoronaVac, AstraZeneca, Bio Farma, Sinopaharm dan Moderna.

Moderna menjadi nama terakhir yang diberikan izin penggunaan darurat. BPOM memberikan EUA pada Moderna pada awal Juli kemarin dengan efikasi 94%.

Moderna sendiri sudah datang di Indonesia pada Minggu (11/7/2021). Vaksin tersebut tiba dengan total jumlah 3 juta dosis melalui mekanisme Covax yang digagas oleh WHO.

“Alhamdulilah Indonesia telah menerima 3.06.00 vaksin Moderna, dukungan pemerintah AS dari jalur multilateral Covax Fasility,” jelas Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, saat menerima kedatangan vaksin Moderna.

Jumlah 3 juta dosis merupakan tahap pertama dari total 4,5 juta dosis yang akan datang di Indonesia. Salah satu yang akan menerima vaksin ini adalah para tenaga kesehatan.

Untuk nakes, Moderna menjadi suntikan ketiga setelah sebelumnya mereka mendapatkan dua vaksinasi dari Sinovac di awal program pemerintah.

“Selain suntikan pertama dan kedua bagi rakyat. Vaksin ini khusus akan kami gunakan untuk booster ketiga bagi tenaga kesehatan Indonesia,” kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. [CNBC Indonesia]

Perkembangan Virus Corona


Most Popular