Gerai Vaksin di Sekolah Satria, Walkot Jakbar Ucapkan Terima Kasih Atas Kolabrosi Instansi Terkait

IMG 20210719 WA0009
Walikota Jakarta Barat Uus Kuswanto (tengah) hadiri kegiatan vaksinasi anak usia 12-17 tahun di sekolah satria (foto: Ghugus Santri/SSE)

Reporter: Ghugus Santri

Jakarta, Satusuaraexpress.co – Gerai Vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 12-17 tahun bertempat di Yayasan Sekolah Satria, Srengseng, Jakarta Barat, Senin (19/7/2021).

Walikota Jakarta Barat, Uus Kiswanto turut memantau kegiatan vaksin tersebut. Saat memberikan sambutan, Uus menyampaikan ucapan terima kasih kepada stekholder yang bekerjasama dalam mensukseskan kegiatan hari ini.

Baca Juga: Gerai Vaksin Untuk Siswa Digelar di SMK Satria, Turut Dihadiri Walikota Jakarta Barat

“Kegiatan ini dilaksanakan berkat kerjasama antara Polres Jakarta Barat dengan sekolah Yayasan Satria dan Dinas Pendidikan Provijsi DKI Jakarta juga Tiga Pilar. Mudah-mudahan kegiatan yang dilaksanakan seperti saat ini, akan membantu percepatan pencapaian vaksin di Jakarta Barat.” tuturnya.

Uus melanjutkan, berdasarkan evaluasi bersama suku dinas pendidikan pada hari Jumat (16/7) dan mendapatkan banyak sekolah yang mengadakan kegiatan vaksin.

“Ini cukup luar biasa. Untuk itu saya pada kesempatan baik ini saya ucapkan terima kasih.” imbuhnya.

Baca Juga: Tinjau Vaksinasi Pelajar, Kapolda Banten Ajak Untuk Selalu Pakai Masker

Uus menjelaskan, untuk di Jakarta Barat target awal sebanyak 23.000 perhari. Saat ini sudah menunjukan pencapaian menjadi 26.000 perhari. Sehingga target ini bisa mencapai, sebelum tanggal 17 Agustus sebanyak 7,5 Juta warga DKI Jakarta harus divaksin.

“Dengan melihat kondisi dan situasi yang terjadi saat ini saya yakin dan optimis akan mencapai target yang sudah ditentukan oleh pak gubernur pada saat menyampaikan laporan pak presiden untuk Jakarta Barat untuk bisa mencapai target.” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, bahwa Presiden Jokowi pada saat melakukan rapat bersama dengan Jajaran Forum Komunikasi Jakarta  menegaskan hal yang harus dilakukan untuk Provinsi DKI Jakarta dalam rangka untuk menghadapi COVID-19 di Jakarta.

Terkait implementasi pelaksanaan PPKM Darurat, dilaksanakan dalam rangka untuk penanganan COVID-19 yang saat ini terus meningkat.

Baca Juga: Sekdisdik DKI Jakarta: Berharap Seluruh Siswa di DKI Dapat Divaksin

“Dan Alhamdulillah beberapa hari terakhir ada penurunan di Jakarta Barat 3-4 hari sebelumnya penyitas rata-rata di atas 2.000 dan sekarang berkisaran menjadi 1.200.” kata Uus.

“Mudah-mudahan dengan adanya penurunan ini menunjukan bahwa implementasi PPKM pendisiplinan prokes dan dilakukan penyekatan di daerah untuk membatasi mobilitas penduduk juga pendisiplinan warga masyarakat menjadi bentuk bahwa COVID-19 ini bisa ditangani apabila kita sebagai masyarakat bisa menanganinya secara bersama-sama.” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *