Percepat Perkembangan Teknologi, DAMRI Ubah Bus Konvensional Jadi Tenaga Listrik

damri 1
Ilustrasi DAMRI berikan kontribusi dalam mewujudkan target jumlah kendaraan listrik berbasis baterai./Net

Satusuaraexpress.co – Pemerintah berupaya mempercepat perkembangan teknologi dan adopsi kendaraan listrik di Indonesia dengan kebijakan yang dikeluarkan. Mendukung hal tersebut, DAMRI berkomitmen untuk memberikan kontribusi dalam mewujudkan target jumlah kendaraan listrik berbasis baterai.

’’Ini sebagai upaya mencapai target agar Indonesia memiliki kendaraan listrik berbasis baterai sebesar 20 persen dari populasi kendaraan,’’ kata Direktur Teknik dan Fasilitas DAMRI, Arifin.

Dia menuturkan, salah satu bentuk nyata komitmen tersebut adalah program retrofit bus listrik untuk transportasi umum yang dilakukan DAMRI. Secara umum, retrofit adalah program yang mengubah kendaraan konvensional menjadi bus listrik.

Dalam hal itu, lanjut Arifin, DAMRI mengubah bus lama bermesin diesel atau gas menjadi bus listrik yang lebih ramah lingkungan. ’’Tentunya, perubahan itu juga lebih ekonomis dari sisi kebutuhan investasi dan lebih rendah biaya operasionalnya,’’ jelasnya.

Purwarupa pertama program retrofit tersebut mulai dikembangkan pada semester pertama 2021 dan akan dilanjut kan dengan proses retrofit armada DAMRI secara bertahap. Pihaknya juga berencana membuka program retrofit bagi operator transportasi darat lainnya, baik dari pihak swasta, pemerintah daerah, maupun instansi pemerintah yang berminat.

Arifin mengatakan, kendaraan listrik berbasis baterai telah menjadi salah satu fokus pemerintahan Presiden Joko Widodo. Ada beberapa alasan strategis yang menjadikan kendaraan listrik berbasis baterai akan memainkan peran penting di masa depan. Antara lain, rendah emisi, menurunkan ketergan tungan Indonesia pada impor BBM sekaligus mengurangi subsidi, serta menjadikan Indonesia pusat produksi kendaraan listrik dan baterainya.

”Indonesia punya cadangan nikel yang sangat besar, yang bisa menjadi bahan baku utama baterai kendaraan listrik,” tuturnya. (CR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *