Satusuaraexpress.co | Jakarta — Sekitar 500 orang yang tergabung dalam kelompok Petani Tebu Rembang melaksanakan aksi unjuk rasa di kawasan Eks BBG, pada Selasa (1/9/2026). Langkah ini diambil sebagai wadah penyampaian aspirasi atas sejumlah persoalan yang selama ini dirasakan dan mendesak untuk segera mendapat perhatian serta penyelesaian.
Sejak pagi, massa peserta aksi mulai berdatangan dan berkumpul di lokasi yang telah ditentukan. Suasana tampak tertib namun penuh semangat, diiringi dengan orasi yang disampaikan secara bergantian oleh para perwakilan kelompok tani.
Dalam setiap suaranya, para peserta aksi secara tegas menyuarakan berbagai kepentingan yang menjadi urusan bersama para petani tebu, mulai dari upaya peningkatan kesejahteraan, kepastian penyerapan hasil produksi tebu, perlindungan terhadap para petani, hingga kebijakan pemerintah yang dinilai mampu memberikan kepastian bagi keberlangsungan usaha mereka ke depannya.
Para peserta aksi juga menegaskan bahwa penyampaian aspirasi ini bukan sekadar didengar, melainkan diharapkan diikuti dengan solusi nyata serta tindak lanjut yang konkret dari pemerintah maupun pihak-pihak terkait.
Baca juga : PBB Dukung Akses Pembiayaan dan Teknologi Pertanian Ketahanan Iklim Bagi Petani Kecil
Mereka meminta agar setiap persoalan yang disampaikan mendapat tanggapan yang serius dan langkah yang langsung menyentuh kepentingan para petani di lapangan.
Koordinator aksi beserta sejumlah perwakilan petani dijadwalkan akan menyampaikan rincian aspirasi dan tuntutan mereka dalam rangkaian kegiatan unjuk rasa tersebut.
Sementara itu, petugas kepolisian telah ditempatkan di sekitar lokasi untuk melakukan pemantauan dan pengamanan guna memastikan aksi penyampaian pendapat berlangsung dengan aman, tertib, dan damai.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi aksi terpantau kondusif dan tidak ditemukan hal-hal yang mengganggu ketertiban umum.











