Satusuaraexpress.co | Jakarta — Sejak Januari hingga Agustus 2026, Kereta Cepat Whoosh yang dioperasikan oleh KCIC telah melayani sebanyak 9.000 penumpang prioritas. Secara kumulatif, sejak mulai beroperasi pada 2025, total penumpang prioritas yang telah menikmati kemudahan layanan ini mencapai 24.000 orang. Angka ini menunjukkan komitmen KCIC dalam menghadirkan transportasi publik yang ramah dan inklusif bagi seluruh kalangan masyarakat.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menjelaskan bahwa penumpang prioritas atau key passenger adalah mereka yang membutuhkan perhatian maupun bantuan khusus selama perjalanan, meliputi lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil, hingga penumpang dengan kondisi kesehatan tertentu.
“Whoosh merupakan layanan transportasi publik yang dapat digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Bagi penumpang prioritas yang membutuhkan perhatian khusus, KCIC menghadirkan layanan secara end-to-end, mulai dari pendampingan di stasiun keberangkatan, menuju gerbang dan peron, proses naik ke kereta, pendampingan selama perjalanan, hingga kembali dibantu saat tiba di stasiun tujuan. Layanan ini juga didukung berbagai fasilitas aksesibel agar perjalanan dapat dilakukan dengan aman, nyaman, dan mudah,” ujar Eva, Minggu (30/8/2026).
Berbagai fasilitas aksesibel telah disiapkan di setiap stasiun untuk memudahkan perjalanan penumpang prioritas, antara lain lift, jalur pemandu atau tactile paving, toilet ramah disabilitas, pintu gerbang yang lebih lebar, kursi roda, landai penghubung, serta kursi tunggu prioritas.
Baca juga : Waspada Penipuan Mengatasnamakan Whoosh, KCIC Ingatkan Gunakan Selalu Kanal Resmi
Di dalam rangkaian kereta Whoosh, tersedia 32 kursi prioritas yang ditempatkan di bagian ujung gerbong, dekat dengan pintu masuk dan keluar agar memudahkan akses. Tak hanya itu, setiap kereta juga dilengkapi toilet ramah disabilitas dengan ruang yang cukup luas untuk memungkinkan pengguna kursi roda bergerak dengan leluasa.
Dukungan tidak hanya berupa sarana fisik — petugas KCIC juga siap memberikan pendampingan penuh sesuai kebutuhan penumpang, mulai dari proses di stasiun keberangkatan, menuju peron dan naik ke kereta, selama perjalanan berlangsung, hingga penumpang tiba dan melanjutkan perjalanan keluar dari stasiun tujuan.
“Penumpang yang membutuhkan layanan ini dapat menyampaikannya secara langsung kepada petugas di loket maupun diinformasikan sebelumnya melalui Contact Center KCIC, sehingga persiapan bantuan dapat dilakukan lebih awal, ” ujarnya.
Baca juga : Kereta Cepat Whoosh Makin Diminati Wisatawan Mancanegara
Sepanjang tahun 2026, rata-rata penumpang prioritas yang dilayani setiap bulan mencapai 1.137 orang. Jumlah tertinggi tercatat pada Juli 2026 dengan 1.401 penumpang. Jika dilihat berdasarkan lokasi stasiun, sejak 2025 hingga 2026, jumlah penumpang prioritas terbanyak tercatat di Stasiun Padalarang dan Stasiun Halim dengan masing-masing 8.000 penumpang, disusul Stasiun Tegalluar Summarecon, Stasiun Bandung, dan Stasiun Cimahi dengan masing-masing 4.000 penumpang, serta Stasiun Karawang sebanyak 400 penumpang.
Waktu tempuh Whoosh yang singkat, perjalanan dari Halim menuju Padalarang hanya sekitar 30 menit turut menjadi kelebihan tersendiri bagi penumpang prioritas. Perjalanan yang cepat dan tidak melelahkan tentu sangat membantu kenyamanan mereka yang membutuhkan perhatian khusus selama di perjalanan.
“KCIC terus meningkatkan fasilitas dan kualitas pelayanan bagi penumpang prioritas. Hal ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan Whoosh sebagai transportasi publik yang inklusif, aman, nyaman, dan mudah digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” tutup Eva.











