Stafsus Wapres Tinjau Sistem Kelistrikan dan Layanan PLN Jakarta Raya, Pastikan Pasokan Listrik Andal dan Transparan

IMG 20260805 WA0000
Manager PLN UP2D Jakarta, Dwi Arya Yudha (pertama dari kanan) menjelaskan kesiapan infrastruktur digitalisasi kelistrikan, sistem _real time_ monitoring jaringan, hingga garis terdepan pelayanan pelanggan yang beroperasi 24 jam _non-stop_ demi menjaga Jakarta tetap terang benderang.

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Suasana kerja yang tertib dan penuh kesiapan tampak menyelimuti ruang operasional PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Jakarta pada Senin (3/8/2026). Deretan layar pemantauan besar yang menampilkan peta jaringan kelistrikan serta data bergerak secara berkesinambungan menjadi pusat perhatian, saat Staf Khusus Wakil Presiden Republik Indonesia, Tina Talisa, hadir meninjau langsung sistem pengendalian distribusi listrik dan pelayanan pelanggan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya.

Langkah ini diambil guna memastikan keandalan pasokan listrik serta kualitas pelayanan yang diterima masyarakat di wilayah DKI Jakarta. Dalam kunjungan kerjanya, Tina Talisa secara khusus meninjau fasilitas operasional PLN UP2D Jakarta sekaligus menengok kinerja Contact Center PLN 123 yang melayani pengaduan pelanggan sepanjang waktu.

Di hadapan jajaran pimpinan PLN, Tina Talisa menyampaikan apresiasi atas transformasi yang telah dijalankan. Ia menyoroti kemudahan yang kini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui aplikasi PLN Mobile, di mana pelanggan dapat memantau pergerakan petugas Pelayanan Teknik serta memantau progres pengaduan secara langsung dan transparan.

Baca jugaPLN dan Pemkot Jakarta Barat Perkuat Koordinasi Percepatan Penanganan Kelistrikan Fasilitas Publik

“Pelayanan PLN saat ini sudah semakin transformatif. Pelanggan dapat memantau pergerakan petugas secara langsung sehingga dapat mengetahui progres pengaduannya secara transparan lewat aplikasi PLN Mobile. Ini menjadi wujud nyata pemanfaatan teknologi digital untuk memberikan rasa tenang dan kepastian pelayanan bagi publik,” ungkapnya.

Saat meninjau ruang kendali utama, Tina Talisa mengamati langsung pengoperasian sistem pengatur jaringan mutakhir bernama SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition). Sistem yang telah mengalami pembaruan ini tampak bekerja dengan presisi, mampu mendeteksi sekaligus meminimalkan potensi gangguan kelistrikan secara waktu nyata, cepat, dan akurat.

General Manager PT PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menyambut baik kunjungan tersebut dan menilainya sebagai dorongan moral yang sangat berarti bagi seluruh jajaran. Kehadiran Tina Talisa sekaligus menjadi momen pembuktian kesiapan sistem kelistrikan di Ibu Kota.

Baca jugaTarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat

“Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk menunjukkan bagaimana transformasi digital diterapkan dalam operasional kelistrikan dan pelayanan pelanggan. Melalui modernisasi sistem distribusi serta penguatan layanan digital, kami terus menghadirkan pasokan listrik yang andal dan pelayanan yang semakin cepat, transparan, serta mudah diakses masyarakat,” ujar Andy dengan penuh keyakinan.

Sementara itu, Manager PLN UP2D Jakarta, Dwi Arya Yudha, menegaskan komitmen jajarannya dalam menjaga kinerja pusat pengendalian yang menjadi “jantung” pengaturan aliran listrik di seluruh wilayah Jakarta. Didukung sistem canggih dan personel yang siaga tanpa henti selama 24 jam, setiap perubahan kondisi jaringan terpantau lekat dan gangguan dapat ditangani secepat kilat.

“Melalui sistem SCADA dan personel yang siaga selama 24 jam, kami dapat memantau kondisi sistem kelistrikan secara waktu nyata serta merespons setiap potensi gangguan secara otomatis,” tegas Yudha.

Dengan terus memperkuat modernisasi sistem pengendalian jaringan dan layanan pelanggan berbasis teknologi digital, PLN UID Jakarta Raya bertekad senantiasa menghadirkan pelayanan kelistrikan yang kian andal, transparan, dan responsif. Upaya ini dijalankan agar masyarakat dapat memperoleh kepastian pelayanan sekaligus menjamin berbagai kegiatan di Ibu Kota tetap berjalan lancar tanpa terganggu persoalan kelistrikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *