Puslabfor Polri Dilibatkan Dalami Penyebab Kematian Karumga Eks Jampidsus

IMG 20260730 WA0000
Lokasi Sutrimo, Karumga Eks Jampidsus terkapar.

Satusuaraexpress.co | Jakarta – Penyelidikan atas kasus kematian Sutrimo yang dinilai tidak wajar terus diperdalam kepolisian. Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan kini melibatkan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri untuk mengungkap fakta sesungguhnya di balik peristiwa tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyatakan pelibatan tim forensik dilakukan saat olah tempat kejadian perkara (TKP) yang digelar pada Minggu (26/7), guna memperoleh bukti yang bersifat ilmiah dan akuntabel.

“Kami juga memahami kekhawatiran serta pertanyaan yang muncul di tengah masyarakat. Untuk memastikan penyebab meninggalnya saudara S, kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara dengan melibatkan Puslabfor dan serangkaian tindakan penyelidikan lainnya,” ujar Budi, Kamis (30/7/2026).

Sebelumnya, pada Senin (27/7) terlihat jelas aktivitas tim penyidik. Sekitar pukul 13.11 WIB, petugas perlahan membuka garis kuning pembatas yang terpasang di pagar klinik yang menjadi lokasi ditemukannya korban. Sejumlah personel Puslabfor yang mengenakan seragam hitam tampak bergerak hati-hati memasuki area halaman dalam bangunan tersebut.

Baca jugaPolisi Dalami Kasus Meninggalnya Karumga Eks Jampidsus, Muncul Nama Jaksa Disebut Ajudan sebagai Penanggung Jawab di Rumah Sakit

Dengan teliti, tim forensik mengamankan berbagai barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa. Terlihat mereka membawa kotak berwarna hitam, bantal yang terbungkus sprei berwarna hijau, serta sejumlah benda lain yang telah dimasukkan ke dalam kantong plastik bening sebagai barang bukti. Setelah meneliti seluruh bagian yang dianggap penting, petugas kemudian membuka akses pintu masuk klinik yang sempat ditutup rapat.

Budi menjelaskan, seluruh sampel yang diambil dari lokasi akan diperiksa secara mendalam di laboratorium untuk mendeteksi jejak maupun bukti fisik yang mungkin tidak terlihat secara kasat mata.

Baca jugaKarumga Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Meninggal Dunia di Jakarta Selatan, Polisi Lakukan Penyelidikan Menyeluruh

“Selain melakukan investigasi berbasis ilmiah bersama Puslabfor, tim penyidik gabungan juga terus mengumpulkan fakta-fakta lapangan tambahan,” terangnya.

Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi serta menghimpun berbagai informasi dan petunjuk yang relevan dengan peristiwa itu. Budi menegaskan seluruh hasil penyelidikan akan ditelusuri secara cermat, objektif, dan transparan guna memastikan penyebab pasti kematian korban.

Sebelumnya, Sutrimo ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di halaman sebuah klinik di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis (23/7). Jasad korban sempat dievakuasi ke Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring untuk mendapatkan penanganan medis, namun nyawanya tak tertolong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *