Warga Rawa Buaya Resah, Tawuran Remaja Kembali Terjadi di Jalan Bojong Raya

Ilustrasi tawuran
Ilustrasi Tawuran.

Satusuaraexpress.co | Jakarta — Warga di kawasan Jalan Bojong Raya, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, menyatakan kekhawatiran mendalam menyusul terjadinya tawuran antarremaja yang berlangsung pada Rabu (1/7) dini hari.

Peristiwa tersebut terekam jelas oleh kamera pengawas yang terpasang di sepanjang jalan utama tersebut, memperlihatkan dua kelompok pemuda saling berhadapan dan menyerang satu sama lain menggunakan senjata tajam sebelum akhirnya membubarkan diri dengan cepat.

Menurut keterangan M Solahudin, warga sekaligus pengurus lingkungan RW 04 Rawa Buaya, kejadian ini menimbulkan kegelisahan tersendiri bagi warga setempat. Ia mengaku sangat menyayangkan insiden tersebut terjadi, mengingat berbagai upaya pencegahan telah dilakukan sebelumnya bersama aparat keamanan.

“Sebenarnya, dari kemarin kami sudah antisipasi dan melakukan patroli bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, Citra Bhayangkara, serta jajaran keamanan RT dan RW. Tapi sekarang muncul lagi tawuran antarremaja,” ujar Solahudin saat dikonfirmasi, Jumat (3/7/2026).

Baca jugaTiga Pilar Jakarta Barat Gelar Patroli Cipkon Serentak, Cegah Tawuran dan Kejahatan Jalanan

Solahudin menjelaskan bahwa Jalan Bojong Raya selama ini memang dikenal sebagai salah satu titik yang rentan terhadap bentrokan antar kelompok. Berdasarkan keterangan dari pengurus RT setempat, para pelaku yang terlibat dalam pertikaian kali ini dipastikan bukan berasal dari lingkungan sekitar, melainkan kelompok remaja yang datang dari luar wilayah dan hanya melintas di kawasan tersebut.

“Lokasi ini memang sering dijadikan tempat tawuran. Menurut Pak RT, mereka bukan warga sini, melainkan kelompok remaja yang datang dari luar wilayah,” tambahnya.

Akibat peristiwa tersebut, dilaporkan satu orang remaja mengalami luka bacok. Namun hingga saat ini, identitas lengkap serta kondisi kesehatan terkini korban belum dapat dipastikan secara rinci.

Baca jugaPolda Metro Jaya Tangkap 937 Pelaku Tawuran hingga Preman dalam Operasi Pekat Jaya 2026

Melihat situasi yang terus berulang, warga berharap aparat penegak hukum dapat memberikan perhatian lebih terhadap kerawanan di wilayah tersebut. Mereka juga meminta agar intensitas patroli keamanan ditingkatkan, terutama pada jam-jam rawan, guna mencegah terulangnya peristiwa serupa dan menjaga ketertiban lingkungan.

“Jadi, kami selaku warga, berharap keamanan dan aparat penegak hukum bisa menjadi perhatian lebih agar kawasan ini tetap aman dan nyaman untuk ditinggali,” pungkas Solahudin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *