Satusuaraexpress.co | Jakarta — Acara Halal Bi Halal (HBH) yang diselenggarakan oleh Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) akan digelar pada hari Rabu (1/4/2026), di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Kegiatan ini bukan hanya ajang silaturahmi antar anggota, melainkan memiliki tujuan yang mendasar yaitu menyelaraskan langkah dan arah gerakan perlawanan guna menghadapi tantangan di masa depan.
Dalam rangka menyempurnakan pelaksanaan acara, pihak panitia mengundang beberapa tokoh berpengaruh yang diharapkan dapat memberikan petunjuk serta bimbingan bagi seluruh peserta terkait perjuangan yang akan ditempuh.
Kehadiran para tokoh ini diharapkan menjadi pijakan kuat untuk menyatukan visi dan misi dalam langkah berikutnya.
Baca juga : Iran Respon Positif Permintaan RI agar Dua Kapal Tanker Pertamina Bisa Melintas Selat Hormuz dengan Aman
Kerjasama dari setiap teman dan anggota ARM sangat diperlukan demi tercapainya ketertiban dan kelancaran acara. HBH besok bukan milik satu pihak saja, melainkan milik kita semua oleh karena itu, kesuksesannya menjadi tanggung jawab bersama yang harus kita wujudkan dengan penuh semangat dan komitmen.
Untuk menjaga kehormatan dan fokus selama acara berlangsung, khususnya pada sesi pidato tokoh, terdapat beberapa aturan yang harus ditaati. Selama seorang tokoh sedang memberikan pidato, dilarang keras untuk melakukan aktivitas yang mengganggu seperti mengambil foto atau video, berbicara sendiri-sendiri, maupun sibuk dengan makanan atau minuman.
Pelanggaran terhadap aturan ini akan dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam organisasi ARM. Menghormati orang yang sedang berbicara adalah bagian dari adab dan etika yang harus kita junjung tinggi.
Kita mengajak seluruh komponen untuk meramaikan acara HBH besok, karena kegiatan ini memiliki makna penting sebagai dasar dan landasan dalam perjalanan perjuangan kita ke depannya.
Agenda utama ARM tetap konsisten pada prinsip hukum dan keadilan, serta mengajak untuk menuntut keadilan bagi Jokowi sesuai dengan apa yang kita yakini sebagai kebenaran.











