Satusuaraexpress.co | Jakarta — Sebanyak 509 pendaftar program Mudik Gratis yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah dinyatakan lolos verifikasi data keberangkatan oleh Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara. Verifikasi tersebut dilakukan terhadap pendaftar dari klaster satu hingga tiga program tahunan yang diselenggarakan menyambut momentum Hari Raya Idulfitri.
Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara, Rudi Saptari Sulesuryana, menjelaskan bahwa dari total peserta yang lolos verifikasi, terdapat perbedaan pilihan layanan keberangkatan. “Total ada 171 orang memilih layanan keberangkatan satu arah, sedangkan 338 lainnya mendaftar layanan pulang-pergi (PP),” ujarnya, Jumat (6/3/2026).
Secara rinci, dari tiga klaster pendaftaran yang telah melalui proses verifikasi, telah ditetapkan sebanyak 20 kota tujuan di berbagai wilayah Indonesia. Solo menjadi destinasi yang paling diminati dengan jumlah total 50 penumpang. Diikuti oleh Wonogiri dengan 49 penumpang, Palembang sebanyak 44 penumpang, dan Semarang dengan 43 penumpang. Selain ketiga kota tersebut, beberapa kota lain seperti Yogyakarta, Pekalongan, dan Purwokerto juga mencatat tingkat keterisian kursi yang cukup tinggi.
Tidak hanya melayani perjalanan penumpang, pihaknya juga memfasilitasi pengiriman barang bagi para pemudik. “Selain melayani penumpang, kami juga memfasilitasi pengiriman lima unit sepeda motor milik pemudik untuk mendukung mobilitas mereka selama berada di kampung halaman,” terang Rudi.
Baca juga : Sudinhub Jakarta Selatan Verifikasi 519 Peserta Mudik Gratis Klaster Kedua
Rudi menyampaikan apresiasi yang mendalam atas ketertiban yang diterapkan para peserta selama seluruh proses, mulai dari pendaftaran hingga tahap verifikasi berlangsung. Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu memantau informasi resmi yang diterbitkan terkait pelaksanaan program tersebut.
“InsyaAllah keberangkatan sepeda motor dan penumpang dijadwalkan pada 16 dan 17 Maret mendatang. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan para peserta tetap menjaga kesehatan menjelang keberangkatan,” harapnya.
Kepala Seksi Angkutan Jalan Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara, Sulistiyono Widodo, menambahkan bahwa pendaftaran program mudik gratis telah dibuka sejak tanggal 22 Februari hingga 2 Maret 2026 secara daring melalui laman resmi Mudikgratis.jakarta.go.id. Adapun proses verifikasi data untuk memastikan kelayakan peserta berlangsung pada periode 25 Februari hingga 5 Maret 2026.
“Program tahunan ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menyambut momentum Hari Raya Idulfitri,” ucap Sulistiyono.
Ia juga menegaskan bahwa program ini tidak hanya bertujuan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, tetapi juga sebagai upaya untuk menekan penggunaan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor, yang memiliki risiko kecelakaan lebih tinggi di jalan raya.
Baca juga : Sinergi Nasional Diperkuat: Ekonomi Biru dan Konservasi Harus Bertemu di Tingkat Tapak
“Semoga melalui program ini pelayanan transportasi publik dapat terus meningkat serta menjadi solusi yang lebih humanis bagi warga Jakarta,” imbuhnya.
Sementara itu, salah seorang peserta dari warga Semper Timur Tanto, 51, mengaku merasa sangat terbantu dengan adanya program mudik gratis dari Pemprov DKI Jakarta. Tahun ini, pria yang berencana mudik ke Sidoarjo, Jawa Timur, tersebut mengikuti program untuk kalinya kedua. Menurutnya, proses pendaftaran yang dilakukan secara daring cukup mudah, hanya dengan melampirkan dokumen KTP dan Kartu Keluarga sebagai persyaratan utama.
“Sangat membantu. Ini tahun kedua saya mengikuti program mudik gratis dari Pemprov DKI. Semoga kuotanya terus bertambah setiap tahun agar semakin banyak warga yang dapat merasakan manfaatnya,” tandasnya.













